Page 37 - MODUL KELAS 5 TEMA 5
P. 37
Hubungan Kesejahteraan), yaitu menjaga keharmonisan hubungan antara manusia dengan
Tuhan, manusia dengan alam dan manusia dengan sesamanya. Sehingga tidak salah, jika
dikatakan intisari dari Tri Hita Karana adalah wujud dari nilai filosofi kehidupan di Bali.
Subak di Bali menggunakan sumber air
dari danau-danau yang berada di
pegunungan pulau Bali. Misalnya di
bentang lahan Subak Catur Angga
Batukaru yang meliputi kawasan Jati
Luwih, air berasal dari Danau Tamblingan
yang berada di Kabupaten Buleleng dan
aliran sungai yang terbentuk kontur
Gunung Batukaru (2.276 m dpl).
Menurut penelitian, terasering dan pura dibangun pada abad ke 10 sehingga subak ini
merupakan salah satu budaya tertua di Bali. Sebagai batas dari areal subak ini terdapat lima
Pura yang sekaligus menjadi batas bagi bentang alam lahan pertanian. Subak ini dibangun
dengan wilayah kelola ekologi yang melingkupi teras persawahan yang mencakup skala
seluruh wilayah yang dapat dialiri oleh air dari sungai.
Sejak tahun 2012, subak dinyatakan sebagai Cultural Landscape Word Heritage oleh
UNESCO. Namun, sampai sekarang model pengelolaan situs warisan budaya ini masih terus
dicari dan dirumuskan. Berbeda dengan warisan budaya yang mati, maka subak adalah
warisan kultural yang hidup, yang dinamis di satu sisi, tetapi jika tidak dijaga dengan baik
akan berubah menjadi rusak bahkan hilang.
Ancaman terhadap kelestarian subak disebabkan oleh pesatnya perkembangan
pembangunan, termasuk perkembangan pariwisata. Sektor pariwisata yang berkembang
pesat di Bali tidak hanya berdampak positif, tetapi kedepannya dapat menjadi bumerang
bagi kehidupan di Bali dengan filosofi budaya agrarisnya. Bentang alam dan tradisi kultural
yang sangat terkenal di Bali menyebabkan para petani menjual lahan sawahnya kepada
para pengembang pariwisata dan pada akhirnya sistem subak akan punah.
Guna mendukung kelestarian sistem subak, Pemda Bali telah memberikan bantuan
dua puluh juta rupiah kepada setiap organisasi petani untuk melestarikan sistem subak.
Bantuan yang diberikan ini adalah untuk mendukung pelestarian budaya seperti mengadakan
upacara dan pertanian yang dibutuhkan oleh subak dari proses tanam hingga padi di
panen. Kedepan tentunya diperlukan suatu solusi bijak bagi pelestarian sistem subak di
Bali, sebuah mahakarya pengelolaan pertanian warisan leluhur berusia lebih dari seribu
dua ratus tahun.
Ayo Menjawab 3.1 dan 4.1 IPS
Jawablah pertanyaan-pertanyaan dengan jawaban yang benar!
1. Apa yang dimaksud subak?
Jawab: ...........................................................................................................................
2. Mengapa subak dikatakan sebagai sistem pertanian paling demokratis di dunia?
Jawab: ...........................................................................................................................
3. Bagaimana Subak dalam pandangan kepercayaan Hindu di Bali?
Jawab: ...........................................................................................................................
4. Dari mana sumber air yang digunakan dalam Subak di Bali?
Jawab: ...........................................................................................................................
5. Kapan subak dinyatakan sebagai Cultural Landscape Word Heritage oleh
UNESCO?
Jawab: ...........................................................................................................................
Tematik 5 Tema 5 Ekosistem 117

