Page 39 - MODUL KELAS 5 TEMA 5
P. 39

Ayo Belajar                            1.4, 2.4, 3.4, dan 4.4 PPKn



                 Ayo kita belajar tentang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
                                     Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia


                     Indonesia  adalah  negara  yang  merdeka.
                 Kemerdekaan  ini  diperoleh  tidak  dengan  mudah.
                 Bukan  atas  pemberian  negara  lain  melainkan
                 perjuangan  para  pahlawan  bangsa  sejak  zaman
                 kerajaan hingga proklamasi. Bagaimana terjadinya
                 Proklamasi Kemerdekaan Indonesia?
                     Penyerahan Jepang kepada Sekutu menyebabkan
                 Indonesia mengalami kekosongan kekuasaan. Adanya
                 kekosongan  kekuasaan  menyebabkan  munculnya
                 konflik antara golongan muda dan golongan tua mengenai masalah kemerdekaan Indonesia.
                 Golongan muda menginginkan agar Proklamasi Kemerdekaan segera dikumandangkan.
                 Mereka itu antara lain Sukarni, B.M Diah, Yusuf Kunto, Wikana, Sayuti Melik, Adam Malik,
                 dan Chaerul Saleh. Sedangkan golongan tua menginginkan Proklamasi Kemerdekaan
                 harus dirapatkan dulu dengan anggota PPKI. Mereka adalah Ir. Soekarno, Drs. Moh.
                 Hatta,  Mr. Ahmad  Subardjo,  Mr.  Moh. Yamin,  Dr.  Buntaran,  Dr.  Syamsi  dan  Mr.  Iwa
                 Kusumasumantri.
                     Akhirnya golongan muda mendesak Soekarno agar bersedia melaksanakan Proklamasi
                 Kemerdekaan Indonesia secepatnya lepas dari Jepang. Ternyata usaha tersebut gagal.
                 Soekarno tetap tidak mau memproklamasikan kemerdekaan. Kuatnya pendirian Ir. Soekarno
                 untuk tidak memproklamasikan kemerdekaan sebelum rapat PPKI menyebabkan golongan
                 muda berpikir bahwa golongan tua mendapat pengaruh dari Jepang.
                     Selanjutnya golongan muda mengadakan rapat di
                 Jalan  Cikini  71  Jakarta  pada  pukul  24.00  WIB
                 menjelang tanggal 16 Agustus 1945. Rapat tersebut
                 menghasilkan keputusan bahwa Ir. Soekarno dan Drs.
                 Moh. Hatta harus diamankan dari pengaruh Jepang.
                 Mereka  membawa  Soekarno  dan  Hatta  ke
                 Rengasdengklok.
                     Soekarno  dan  Hatta  kembali  ke  Jakarta  dan
                 segera mempersiapkan perumusan teks proklamasi.
                 Perumusan  dilaksanakan  di  rumah  Laksamana  Muda  Maeda  oleh  Ir.  Soekarno,  Drs.
                 Muhammad Hatta, dan Mr. Achmad Soebardjo. Juga oleh golongan muda seperti Sukarni,
                 B.M. Diah, dan Mbah Diro. Setelah selesai ditulis, naskah proklamasi diketik oleh Sayuti
                 Melik. Kemudian, Ir. Soekarno dan Drs. Muhammad Hatta menandatanganinya atas nama
                 bangsa Indonesia.
                     Pada tanggal 17 Agustus 1945 di rumah Ir. Soekarno Jalan Pegangsaan Timur 56 Jakarta,
                 sudah banyak pemuda berkumpul. Mereka menyiapkan upacara Proklamasi Kemerdekaan
                 Indonesia. Cudanco Latif Hendraningrat dan Syodanco Arifin bertugas menjaga keamanan.
                 Suhud menyiapkan tiang bendera dari bambu. Bendera Merah Putih yang akan dikibarkan
                 adalah hasil jahitan tangan Ibu Fatmawati.
                     Kurang lebih pukul 09.55 WIB, Drs. Mohammad Hatta telah datang dan langsung
                 menemui  Ir.  Soekarno. Tepat  pukul  10.00  WIB,  Ir.  Soekarno  didampingi  Moh.  Hatta
                 membacakan naskah proklamasi.




                                              Tematik 5 Tema 5 Ekosistem                             119
   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43   44