Page 129 - uu ciptakarya Master
P. 129

Peraturan Perundang-undangan

               konsultasi mengenai hal ketenagakerjaan di perusahaan.
           (3)  Susunan keanggotaan lembaga kerja sama bipartit
               sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) terdiri  dari unsur
               pengusaha dan unsur pekerja/buruh yang ditunjuk
               oleh pekerja/buruh  secara demokratis untuk  mewakili
               kepentingan     pekerja/buruh     di    perusahaan     yang
               bersangkutan.
           (4)  Ketentuan mengenai tata cara pembentukan dan susunan
               keanggotaan  lembaga kerja sama bipartit sebagaimana
               dimaksud dalam ayat (1) dan  ayat (3) diatur dengan
               Keputusan Menteri.
           Pasal 106
               Ayat (1)
                   ada perusahaan dengan jumlah pekerja/buruh kurang
                   dari 50 (lima puluh) orang, komunikasi dan konsultasi
                   masih dapat dilakukan secara individual dengan baik
                   dan efektif. Pada perusahaan dengan jumlah pekerja/
                   buruh 50 (lima puluh) orang atau lebih, komunikasi dan
                   konsultasi perlu dilakukan melalui sistem perwakilan.
               Ayat (2)

                   Cukup jelas
               Ayat (3)
                   Cukup jelas
               Ayat (4)
                   Cukup jelas

                                    Bagian Kelima
                           Lembaga Kerja Sama Tripartit

                                      Pasal 107
           (1)  Lembaga kerja sama tripartit memberikan pertimbangan,
               saran, dan pendapat kepada pemerintah dan pihak terkait




                                         119          Biro Hukum  Kemnaker R.I
   124   125   126   127   128   129   130   131   132   133   134