Page 151 - uu ciptakarya Master
P. 151
Peraturan Perundang-undangan
sungguh dilanggar oleh pengusaha, pekerja/buruh berhak
mendapatkan upah.
Pasal 145
Yang dimaksud dengan sungguh-sungguh melanggar hak
normatif adalah pengusaha secara nyata tidak bersedia
memenuhi kewajibannya sebagaimana dimaksud dan/atau
ditetapkan dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan,
perjanjian kerja bersama, atau peraturan perundang-
undangan ketenagakerjaan, meskipun sudah ditetapkan
dan diperintahkan oleh pejabat yang bertanggung jawab di
bidang ketenagakerjaan. Pembayaran upah pekerja/buruh
yang mogok dalam pasal ini tidak menghilangkan ketentuan
pengenaan sanksi terhadap pengusaha yang melakukan
pelanggaran ketentuan normatif.
Paragraf 3
Penutupan Perusahaan (lock-out)
Pasal 146
(1) Penutupan perusahaan (lock out) merupakan hak dasar
pengusaha untuk menolak pekerja/buruh sebagian atau
seluruhnya untuk menjalankan pekerjaan sebagai akibat
gagalnya perundingan.
(2) Pengusaha tidak dibenarkan melakukan penutupan
perusahaan (lock out) sebagai tindakan balasan sehubungan
adanya tuntutan normatif dari pekerja/buruh dan/atau
serikat pekerja/serikat buruh.
(3) Tindakan penutupan perusahaan (lock out) harus dilakukan
sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Pasal 146
Ayat (1)
Cukup jelas
Ayat (2)
Cukup jelas
141 Biro Hukum Kemnaker R.I

