Page 155 - uu ciptakarya Master
P. 155
Peraturan Perundang-undangan
(2) Dalam hal segala upaya telah dilakukan, tetapi pemutusan
hubungan kerja tidak dapat dihindari, maka maksud
pemutusan hubungan kerja wajib dirundingkan oleh
pengusaha dan serikat pekerja/serikat buruh atau dengan
pekerja/buruh apabila pekerja/buruh yang bersangkutan
tidak menjadi anggota serikat pekerja/serikat buruh.
(3) Dalam hal perundingan sebagaimana dimaksud dalam
ayat (2) benar-benar tidak menghasilkan persetujuan,
pengusaha hanya dapat memutuskan hubungan kerja
dengan pekerja/buruh setelah memperoleh penetapan dari
lembaga penyelesaian perselisihan hubungan industrial.
Pasal 151
Ayat (1)
Yang dimaksud dengan segala upaya dalam ayat
ini adalah kegiatan-kegiatan yang positif yang pada
akhirnya dapat menghindari terjadinya pemutusan
hubungan kerja antara lain pengaturan waktu
kerja, penghematan, pembenahan metode kerja, dan
memberikan pembinaan kepada pekerja/buruh.
Ayat (2)
Cukup jelas
Ayat (3)
Cukup jelas
Pasal 151***
(1) Pengusaha, Pekerja/Buruh, Serikat Pekerja/Serikat
Buruh, dan Pemerintah harus mengupayakan agar tidak
terjadi Pemutusan Hubungan Kerja.
(2) Dalam hal Pemutusan Hubungan Kerja tidak dapat
dihindari, maksud dan alasan Pemutusan Hubungan Kerja
diberitahukan oleh Pengusaha kepada Pekerja/Buruh
*** Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020, Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-
Undang Nomor 2 Tahun 2022, dan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023.
145 Biro Hukum Kemnaker R.I

