Page 8 - Kumpulan cerita anak
P. 8

Kedua  pemuda  itu  terus  mencari.  Hingga  suatu  hari,
                  “mereka menemukan danau yang luas. Air di sana sangat
              jernih.  Kedua  pemuda  itu  mendekat.  Mereka  terkejut  ketika
              melihat cahaya warna-warni, dan itu adalah ujung pelangi. Di
              sana ada sebuah karung tua yang memancarkan cahaya, cahaya

              dengan warna emas yang memancar dari dalam karung tersebut.
              Kedua pemuda itu mendekat, lalu mengambilnya. Saat dibuka,
              isinya adalah guci koin yang terbuat dari emas. Ujung pelangi

              itu,  adalah  pancaran  koin-koin  emas  yang  membuat  semua
              orang bahagia.”
                  Ibu mengakhiri cerita dengan menutup buku. Ia menarik
              selimutku  sampai  ke  dada,  mengisyaratkan  padaku  untuk
              segera tidur. Aku menurut, memejamkan mata menuju dunia

              mimpi. Aku hanyut terbawa imajinasi dalam tidurku. Berkhayal
              bahwa  kedua  pemuda  itu  adalah  aku  dan  teman-temanku.
              Kami menemukan guci dan koin emas di ujung pelangi. Lalu

              menjadi orang yang berbahagia untuk selamanya.
                  Jam beker berdering. Sedikit menyesal karena tidak bisa
              melanjutkan  mimpi,  aku  memulai  aktivitas  seperti  biasa.
              Selesai  mandi  aku  menuju  meja  makan  untuk  memulai
              sarapan. Ayah dan Ibu sudah duduk manis menungguku.

                  “Mari,  silahkan  disantap!”  kata  Ibu  layaknya  seorang
              pelayan restoran.
                  Aku  hanya  tersenyum.  Mengambil  lauk  dan  nasi.  Lalu

              melahapnya.
                  ”Ayah... memang ujung pelangi itu ada?” tanyaku.
                  Ayah menurunkan koran yang tadi dibacanya, ”Kalau itu




              10 Naskah Terbaik Lomba Menulis Cerita Anak (LMCA) Tahun 2015  3
   3   4   5   6   7   8   9   10   11   12   13