Page 172 - SENI BUDAYA KLS 9 - BUKU GURU
P. 172

smpyapiaparung ©®
   smpyapiaparung ©®


                     di beranda rumah, teras sebuah gedung dengan penonton berada
                     di halaman, atau dapat diada kan disebuah tempat yang landai di
                     mana penonton ber ada di bagian bawah tempat tersebut. Panggung
                     terbuka permanen (open air stage) yang cukup popular di Indonesia
                     antara lain adalah panggung terbuka di  Candi Prambanan.



















                                     Sumber: History of theatre, Oscar G. Brockett and
                                   Franklin J. Hildy.Gambar 8.7 Contoh gambar denah
                                               panggung terbuka

                     e.   Panggung Kereta
                        Panggung kereta disebut juga dengan panggung keliling dan
                    digunakan untuk mempertunjukkan karya-karya teater dari satu
                    tempat ke tempat lain dengan menggunakan panggung yang dibuat di
                    atas kereta. Perkembangan sekarang, panggung tidak dibuat di atas
                    kereta tetapi dibuat di atas mobil trailer yang diperlengkapi menurut
                    kebutuhan dan perlengkapan tata cahaya yang sesuai dengan ke-
                    butuhan pentas. Jadi, kelompok kesenian dapat mementaskan karya-
                    nya dari satu tempat ke tempat lain tanpa harus memikirkan gedung
                    pertunjukan tetapi hanya mencari tanah yang agak lapang untuk me-
                    markir kereta dan penonton bebas untuk menonton.
                 2.   Pokok-pokok Persyaratan Set Panggung/Pentas

                     Set panggung atau pentas (scenery), yaitu penampilan visual ling-
                 kungan sekitar gerak laku pemeran dalam sebuah lakon. Untuk itu,
                 dalam merancang pentas harus memperhatikan aspek-aspek tempat
                 gerak-laku, memperkuat gerak-laku dan mendandani atau memperindah
                 gerak-laku. Oleh sebab itu, tugas seorang perancang pentas hendaklah
                 merencanakan set-nya sedemikian rupa sehingga:
                     a.   Dapat memberi ruang kepada gerak-laku.

                     b.   Dapat memberi pernyataan suasana lakon.




                                                                           Seni Budaya       161
   167   168   169   170   171   172   173   174   175   176   177