Page 10 - Edisi 168 Tahun 2019 | Majalah Komunitas LAZIS Sabilillah Malang
P. 10
Penyaluran Program Sarana Penunjang Belajar (Spb)
Bapak - Bapak pengurus Musholla binaan yang selalu semangat. Berfoto bersama sesaat akan
melakukan kunjungan ke beberapa masjid di luar Kota Malang.
Kunjungan Pemantapan & Syiar
Forum Musholla Binaan
PROGRAM pendampingan dan Forum
Silaturrahim pengurus Musholla LAZIS
Sabilillah hingga tahun 2018 ini telah
tergabung sejumlah 58 Musholla dan langgar
tersebar di beberapa kelurahan serta
Kecamatan Kota Malang, bahkan ada salah
satu yang berada diwilayah Kota Batu. Namun
dengan seiring berjalannya waktu beberapa
dari musholla – musholla tersebut telah
kurang aktif dikarenakan beberapa hal teknis
masing – masing pengurus musholla. Di
awal tahun 2019 ini masih tersisa setidaknya
43 musholla binaan yang tergabung dalam
forum silaturahim musholla binaan LAZIS
Sabilillah ini. Bahkan ada sekitar 11 musholla
lainnya yang telah siap untuk ikut turut serta
dalam program rutin yang dilaksanakan Para pengurus Musholla binaan, diajak untuk berziarah ke Makam Gus Dur di Jombang
setiap bulan pada minggu ketiga ini. Masing
– masing musholla berhak dan berkewajiban masjid diluar wilayah Kota Malang digelar, beberapa tempat wisata religi kali ini
meskipun tidak mengikat untuk bisa mengajak selain melakukan kunjungan yang intinya diantaranya, Sunan Ampel, Sunan Drajat,
musholla lain yang berkeinginan untuk ikut mencari sumber inspirasi bagi pengembangan ziarah makam Gus Dur dan masjid Namira
bergabung dalam program ini. dan pengelolaan musholla para bapak Imam di Lamongan. Selain memantapkan motivasi
Ide dan usulan kegiatan dalam program – imam Musholla juga ingin meluaskan jaringan dalam mengelola masjid Bapak – Bapak
musholla ini sering bermunculan, sejatinya dan dikenal oleh masjid – masjid maupun Imam dan pengurus musholla yang rata –
kegiatan rutin yang dilaksanakan manakala musholla di daerah lain selain kota Malang. rata berusia 45 hingga 50 tahun ke atas juga
para Imam dan pengurus musholla binaan Program ini pernah ada, namun baru bisa berkeinginan untuk menambah mantapnya
LAZIS Sabilillah ini berkumpul ialah mereka terselenggara kembali setelah 10 tahun beribadah dengan menteladani para aulia’
melaksanakan tashih bersama, belajar kembali terakhir ini. Pak Slamet selaku koordinator wali – wali Allah tersebut. Khusus di masjid
menyempurnakan bacaan Al Qur’an, belajar program ini berharap kegiatan seperti ini Namira Lamongan, tidak hanya melihat
berdakwah dan menyampaikan ilmu – ilmu dapat diselenggarakan secara istiqomah keindahan segi fisik bangunan harapan
Hadist maupun Al Qur’an, sembari mereka untuk menjaga motivasi para takmir binaan besarnya ialah mengembangkan masing –
juga belajar manajemen pengelolaan musholla dalam memakmurkan musholla. masing musholla untuk mempunyai program
yang baik dan tertata dari pada pengurus LAZIS Pada saat yang sama selain berkunjung yang diminati oleh masyarakat luas, program
Sabilillah. Hingga pada awal tahun 2019 ini ke beberapa masjid disekitar daerah Gersik yang bermanfaat dan juga maslahat bagi
perdana program kunjungan dan silatturahmi dan Lamongan kegiatan ini juga menyasar perekenomian sekitar musholla. (Red*)
10 Majalah Komunitas Sabilillah
Edisi 168 /Terbit Bulan Maret 2019 / Thn: 07

