Page 14 - Edisi 186 Juli - Agustus 2022 | Majalah Komunitas LAZIS Sabilillah Malang
P. 14
Konsultasi Agama Konsultasi Agama Konsultasi Agama
Hukum Jual Beli Motor Kredit
ASSALAMUALAIKUM wr wb Izin
bertanya tentang hukum kredit motor
pada leasing. Banyak sekali akad-akad
muamalah, saya bingung. Ambil contoh.
Harga (motor) matic jika beli cash adalah
Rp20 juta. Bila ambil kredit, DP Rp3
juta, dan angsuran tetap Rp1 juta selama
2 tahun. Jika ditotal angsuran sekalian
DP-nya adalah Rp27 juta. BPKB ditahan
sampai cicilan lunas. Jika kredit macet
maka kena denda sekian rupiah. Jika
macet beberapa bulan, maka motor
disita. Bagaimana hukumnya, halal
ataukah haram? Ngapunten, maturnuwun.
Wassalamualaikum wr wb. (Riang SS)
Jawaban :
ilustrasi
WAALAIKUM salam warahmatullahi
wabarakatuh. Penanya budiman yang adalah sah, tanpa adanya khilaf. cash sebesar Rp20 juta. Bunga (keun-
semoga dirahmati oleh Allah. Saya dalam Jual beli kredit merupakan jual beli tungan yang dikehendaki) dari harga
kesempatan ini akan menjawab dengan sistem penyerahan salah satu kredit bila diambil dari pokok cash adalah
permasalahan saudara dari sudut harga dan barangnya secara tunda. Bila sebesar 35% dalam 2 tahun, maka itu
pandang kultur beragama masyarakat harganya diserahkan secara rutin bulanan, artinya bahwa harga jadi dari sepeda
Indonesia, yang mayoritas bermazhab maka jual beli semacam ini dikenal se- itu (harga maklum) adalah sebesar 27
Syafi’i. Tapi sebelumnya, kita perlu bagai bai’ taqshith. Bila tanpa syarat juta. Lebih dari total akhir 27 juta yang
memetakan terlebih dulu mengenai akad penyerahan bulanan, namun penye- timbul karena adanya unsur aridli (unsur
jual beli yang anda bingungkan. rahannya dalam model angsuran, maka eksternal) dan bersifat wan-prestasi
Pertama, kita perlu tahu mengenai jual beli semacam ini sering dikenal debitur, semisal karena menyepelekan,
pengertian jual beli kontan dan jual beli dengan istilah bai’ bi tsaman al-ajil. Baik sembrono dan sengaja berbuat kerugian
kredit. bai’ taqshith maupun bai’ bi tsamani terhadap kreditur (udwan, dlarar, ta’addy),
Kedua, kita perlu mengetahui kedudukan al-ajil, keduanya adalah sah, dengan maka beberapa lembaga keuangan
akad leasing menurut kultur masyarakat catatan bahwa harganya harus ma’lum syariah (LKS) dibolehkan menetapkan
yang bermazhab Syafi’i, dalam dan diketahui kapan waktu hulul (pelu- denda/ta’zir bi al-mal dengan niatan
memandang jual beli sistem leasing, nasannya). Contoh dari kejelasan harga untuk ta’dib (pendidikan bagi debitur
khususnya masyarakat di Indonesia. dan waktu hululyang diterapkan pada agar tidak menunda pelunasan). Namun
Ketiga, risiko ketika tidak bisa dilakukan kredit, dalam hemat penulis bisa disam- denda ini bukan termasuk bagian dari
pemenuhan angsuran kredit. Jual Beli paikan dengan cara-cara berikut, yaitu: pendapatan, melainkan kelak diper-
Kontan versus Jual Beli Kredit Jual beli Bila sebuah sepeda dikredit selama 2 gunakan untuk kepentingan aksi sosial,
kontan sering didefinisikan sebagai jual tahun dengan cicilan bulanannya adalah seperti membangun jembatan dan lain
beli yang serah terima harga dan Rp1 juta, maka itu tandanya harga sebagainya. Akad model ketiga ini, diper-
barangnya langsung secara yadan bi maklum nya adalah Rp1 juta x 24 bulan selisihkan oleh ulama, ada yang mem-
yadan (dari tangan ke tangan). = Rp24 juta. Akad seperti ini adalah sah bolehkan dan ada yang tidak. Masing-
Hukumnya adalah boleh selagi pembeli tanpa khilaf. Bila di awal disyaratkan masing berbeda dalam memandang makna
mendapatkan kesempatan untuk meneliti ada DP (down payment, uang muka) bunga pada akad di atas. Alhasil, jual beli
barangnya (khiyar), harganya ma’lum sebesar Rp3 juta, dan cicilan bulanan kredit dengan mekanisme se bagaimana
(diketahui jelas), dan barangnya selama 1 bulan selama 2 tahun, maka di atas ini, hukumnya adalah masih boleh,
merupakan barang yang bisa diambil harga akhirnya adalah ketemu Rp3 juta dengan catatan, ketiadaan illat (alasan
manfaatnya, ditambah ketentuan wajibnya + Rp24 juta = Rp27 juta. hukum) yang menyebabkan jatuh pada
barang itu milik sendiri dari orang yang Pola kedua ini juga sah dan dibolehkan keharaman, seperti riba, judi, spekulatif,
menjual atau merupakan barang yang oleh syara’ kendati ada persoalan sedikit kecurangan dan jual beli dengan harga
diperintah untuk menjual oleh pemiliknya. mengenai uang muka yang terkenal dan barang yang tidak diketahui (majhul).
Syariat menyatakan hukum jual beli ini dalam jual beli urbun tersebut. Harga (Batsulmasail.Nuonline)
14 Majalah Komunitas Sabilillah
Edisi: 186 / Terbit Bulan September 2022/Tahun: 09

