Page 15 - Edisi 186 Juli - Agustus 2022 | Majalah Komunitas LAZIS Sabilillah Malang
P. 15
Syiar
200’a, Imam Musholla berpose sebelum memasuki Bus untuk
berangkat belajar dan ziarah ke Jombang. Awal Agustus lalu.
MOMEN KEMERDEKAAN,
FORUM TPQ DAN IMAM
MUSHOLLA SABILILLAH
KUNJUNGI MAKAM PAHLAWAN
“Dengan berziarah kita mencari keberkahan
dari makam wali tersebut. Sebab, kita percaya
kalau mendoakan beliau, doa tersebut juga
akan memantulkan ke diri kita sendiri,”
ungkap Ust. Muhammad Sholeh selaku
Sekretaris LAZIS Sabilillah.
Yang mencuri perhatian selanjutnya ketika
di Makam Gus Dur adalah batu nisan makam
yang tertuliskan empat bahasa sekaligus Yakni
bahasa Indonesia, Arab, Inggris dan China.
Beberapa tulisan tersebut mengandung satu
arti yakni “Disini berbaring seorang pejuang
kemanusiaan (here rests a humanist).” Hal
Aktif smile.. Guru - guru TPQ yang ikut dalam rombongan ziarah ber phose
bersama pemateri belajar bersama di MQ Tebuireng Jombang tersebut menandakan Gus Dur sebagai sosok
yang sering membela minoritas baik agama
LAZIS Sabilillah – Bulan Agustus menjadi mata. Saking banyaknya, peziarah berjubel maupun ras kala menjabat sebagai presiden
momen bagi masyarakat untuk merayakan hingga lesehan di beberapa sudut makam. keempat.
kemerdekaan Republik Indonesia. Ada yang Sesampainya di komplek makam, peziarah “Perjuangan Gus Dur menjadi contoh
melalui lomba, pentas seni, upacara hingga di sambut dengan bangunan museum ikonik semangat kemerdekaan kita untuk terus
ziarah ke makam para pahlawan. Seperti dengan tugu asmaul husna di depannya. Di menjunjung tinggi arti toleransi baik yang
halnya yang dilakukan Forum TPQ Yayasan Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy’ari beda ras, suku, maupun agama,” tambahnya.
Sabilillah (FORTYS) dan Forum Imam dan terdapat beragam catatan yang men je laskan Sebelumnya, LAZIS Sabilillah bersama Forum
Takmir Musholla LAZIS Sabilillah. bagaimana Islam masuk ke Indonesia dan TPQ Yayasan Sabilillah (FORTYS) dan Forum
Pada Ahad (14/8) sebanyak 150 guru TPQ kemudian bercampur dengan budaya setempat. Imam dan Takmir Musholla melaksanakan
dan Imam Musholla secara rombongan ber Arsitektur yang unik tersebut menjadi spot program Ziarah Wali dan Studi Banding ke
ziarah ke makam K.H. Hasyim As’ari serta favorit peziarah untuk foto bersama. PP Madrasatul Quran Tebuireng, Jombang.
K.H. Wahid Hasyim yang terletak di kompleks Setiba di makam, para guru TPQ dan Mereka belajar tentang bagaimana metode
Pondok Pesantren Tebuireng, Cukir, Jombang. Imam Musholla melantunkan doa di depan pengajaran Quran dan Tanfidz yang baik dan
Keduanya dikenal sebagai pahlawan yang makam kedua tokoh tersebut. Namun, benar.
memperjuangkan kemedekaan Indonesia mereka harus bersabar untuk mencari Selain ke Jombang, mereka juga bertolak
pada zaman penjajahan kala itu. tempat duduk, karena ribuan jamaah ke Lamongan untuk mengunjungi Makam
Selain itu, yang menjadi magnet peziarah yang silih berganti datang untuk berziarah Syeikh Maulana Ishaq. Sebelum itu, rombongan
ialah makam K.H. Abdurahman Wahid atau ke makam tersebut. Meski demikian, para juga mampir ke Masjid AtTaqwa, Lamongan
dikenal Gus Dur. Jumlah pengunjung makam peziarah nampak khusuk melan tunkan untuk melihat kemegahan kuba emas sekaligus
Gus Dur seolah tak bisa dihitung dengan dzikir dan doa. arsitektur yang mewah.
Majalah Komunitas Sabilillah 15
Edisi: 186 / Terbit Bulan September 2022/Tahun: 09

