Page 14 - Edisi 119 Agustus 2014 | Majalah Komunitas LAZIS Sabilillah Malang
P. 14

Diasuh Oleh:
       KH. Mas’ud Ali, M.Ag    Konsultasi  Agama   Konsultasi  Agama   Konsultasi  Agama
         Ketua Yayasan Sabilillah




         Puasa Sunah Syawal, Bolehkah Minum


             dan Makan Kue Suguhan Lebaran?



        Pertanyaan.                                                             bila niat tersebut direalisasikan dengan
        Assalamualaikum, Alhamdulillah pada                                     amal, maka ia mendapat sepuluh pahala.
      bulan syawal tahun ini saya bisa menun-                                   Dengan demikian apabila Anda berpuasa
      aikan ibadah puasa sunnah syawal, namun                                   Ramadlan  sebulan  penuh  (29/30  hari)
      pada kesempatan yang sama pula sehari hari                                ditambah 6 hari menjadi 36 hari maka
      pada bulan ini masih sering bersilaturahmi                                akan mendapat pahala 10 x 36 = 360 hari,
      ke  sanak  family,  ada  yang  mengatakan                                 artinya sama dengan puasa selama satu
      bahwa pada  situasi  tertentu  menikmati                                  tahun. Namun perlu diketahui bahwa
      suguhan baik minuman atau kue pada saat                                   kaifiyah  (tata  cara)  puasa  sunah  pada
      kita berpuasa sunnah syawal tidak lah mem-                                prinsipnya  sama  dengan  puasa  wajib,
      batalkan puasa, yang ingin saya tanyakan                                  antara lain harus meninggalkan hal-hal
      benarkah itu Yai, mohon penjelasan dan                                    yang membatalkan puasa, termasuk mi-
      hukumnya..? Syukron Wassalam.   Munir,                                    num dan makan kue suguhan hari raya.
      Bajang ratu Malang                                                           Memang ada perbedaan hukum antara
        Jawaban.                           hari di bulan Syawal maka pahalanya  puasa wajib dan puasa sunah, yaitu masalah
        Alhamdulillah Anda punya semangat  sama dengan puasa setahun. Logikanya,  waktu niat. Dalam puasa wajib, niat harus
      untuk melaksanakan puasa sunah bulan  seseorang yang telah niat beramal baik  dilaksanakan malam hari sebelum waktu
      Syawal. Berdasarkan sabda Nabi saw.  (meskipun  karena  sesuatu  hal,  amal  imsak, sedangkan dalam puasa sunah boleh
      bahwa barang siapa puasa Ramadlan  tersebut tidak terlaksana) maka ia  melaksanakan niat pada pagi hari sebelum
      kemudian diikuti puasa sunah enam  mendapat satu pahala, selanjutnya apa-  masuk waktu dzuhur. (*)


      Tidak Puasa Karena Melahirkan, Wajibkah Mengqadlanya


        Pertanyaan                penjelasan dari Yai. Wassalamua-  itu pada hari hari yang lain. Dan  wanita yang sedang menyusui
        Assalamualaikum wr wb. Yai  laikum wr. wb Nisa, Claket.   wajib bagi orang orang yang berat  anaknya, lalu ia tidak berpuasa
      saya adalah seorang ibu yang   Jawaban.                 menjalankannya (bila mereka  karena mengkhawatirkan kes-
      baru saja melahirkan dan sedang   Dalam  Al Qur’an telah  tidak berpuasa) membayar fidyah,  ehatan  dirinya,  maka  ia  wajib
      menyusui,  tepatnya  di  tengah  disyari’atkan tentang kewajiban  (yaitu) memberi makan seorang  mengqadla  puasanya. Tetapi
      bulan ramdhan saya melahirkan,  puasa  Ramadlan  bagi  seorang  miskin.             apabila ia  tidak perpuasa karena
      sebelum melahirkan saya masih  mukmin,  baik  laki  maupun   Dari ayat tersebut mengandung  mengkhawatirkan  kesehatan
      sempat berpuasa selama 10 hari  perempuan. Demikian pula ten-  ketentuan hukum :    dirinya  dan  anaknya,  maka  ia
      dan berarti saya tidak berpuasa  tang rukhshah (kebolehan tidak   1. Bagi orang yang karena sakit  wajib mengqadla puasanya dan
      selama  kurang  lebih  20  hari,  berpuasa bagi seseorang karena  atau sedang bepergian, kemudian  membayar fidyah.
      Alhamdulillah saya sudah mem-  udzur) dan apa saja penggantinya  tidak berpuasa maka ia wajib   Dari ketentuan tersebut di atas
      bayar fidyah, namun ada sedikit  telah jelas dalam Surat Al Baqarah  mengganti berpuasa sebanyak  akan jelas posisi Ibu, termasuk
      ganjalan dihati karena beberapa  ayat 184               hari ia tidak berpuasa pada hari  orang yang udzur karena sakit,
      kerabat menyarankan untuk                               yang lain di luar bulan Ramadlan.  yang wajib meqadla puasa,  udzur
      tetap mengqada puasa meskipun                             2.  Bagi  orang  yang  berat  karena tidak kuat berpuasa, yang
      sudah membayar fidyah. Terkait                          berpuasa, baik di bulan Ramad-  wajib  membayar  fidyah  atau
      hal ini mohon penjelasan  dari                          lan maupun di bulan yang lain,  karena udzur menjaga kesehatan
      yai. Bagaimanakah  hukum dan                            misalnya  orang  jompo,  orang  diri  dan  anak  Ibu,  yang  wajib
      ketentuan  fidyah  sebenarnya?   Maka barangsiapa di antara  sakit kronis dan sebagainya yang  mengqadla puasa dan membayar
      Haruskah saya tetap mengqada  kamu sakit atau dalam perjala-  tidak kuat berpuasa, maka ia wajib  fidyah. Menurut penilaian kami

      puasa selama 20 hari atau tidak?  nan (lalu  ia tidak  puasa) maka  membayar fidyah, yaitu memberi  Ibu wajib mengqadla puasa se-
      Sebelum  dan sesudahnya saya  (wajiblah baginya perpuasa)  makan kepada seorang miskin.  banyak hari Ibu tidak berpuasa.
      ucapkan banyak terimakasih atas  sebanyak hari yang ditinggalkan   3.  Menurut  hukum  fiqih,  Wallahu A’lam. (*)


    14     Majalah Komunitas Sabilillah
           Edisi 119 / Agustus 2014 / Thn: 07
   9   10   11   12   13   14   15   16   17   18   19