Page 4 - Edisi 122 November 2014 | Majalah Komunitas LAZIS Sabilillah Malang
P. 4

Peristiwa-Peristiwa




                 Penting di Bulan Muharrom




                                                     (Bagian 2)

                                         Oleh KH. Abd. Hamid Nasrullah HS.

          7.   Nabi Ya’qub as. disembuhkan   kan kepada siapa saja yang menegakkan   “Berpuasalah pada hari ‘Asyura,
        matanya yang sakit karena terus menerus   kebenaran dan keadilan, dan siapapun   berbedalah dengan kaum yahudi dan
        menangis memikirkan nasib puteranya,   yang  menentang  ajaran  Allah  SWT,   berpuasalah pada sehari sebelumnya
        yakni Yusuf as. dikala sembuhnya itu ia   menegakkan kebatilan dan kemungkaran   dan sehari sesudahnya. (HR. Ahmad)
        seolah-olah tidak pernah sakit mata.  pasti mereka akan sirna. Disamping itu
          8.   Allah SWT membelah air laut   dapat kita mengerti bahwa kemenangan   Jama’ah shalat jum’at rahimakumullah
        untuk memberi pertolongan kepada Nabi   itu dapat diperoleh tidak lain harus diser-  Berdasarkan uraian di atas, dapat kita
        Musa as. yang dikejar oleh Raja Fir’aun   tai dengan perjuangan dan pengorbanan   ringkas bahwa dalam mengisi bulan
        yang zalim, sehingga Nabi Musa as. serta   jiwa raga, daya dan dana, disamping atas   Muharrom ini hendaknya kita:
        ummatnya dan sahabat-sahabatnya dapat   berkat pertolongan Allah SWT, sekalipun   1. Kita tingkatkan rasa syukur kepada
        menyeberangi lautan.                kuantitas ummat islam saat itu masih se-  Allah atas pertolongan-Nya dan ke-
          9.   Juga pada hari itu Allah SWT   dikit dibandingkan musuh-musuh Islam.   menangan serta kemajuan yang dicapai
        menghinakan  Fir’aun dan semua ten-  Sebagaimana kemerdekaan yang dicapai   ummat Islam.
        taranya (La’natullah ‘alaihim), dengan   bangsa Indonesia, disamping atas berkat   2. Kita tingkatkan perjuangan dan pen-
        ditenggelamkan  ke dalam  lautan. Jadi   rahmat Allah SWT, juga melalui proses   gorbanan dengan memperbanyak amal
        sesudah Nabi Musa as. serta seluruh   perjuangan yang relatif panjang dengan   shaleh, bakti sosial seperti : memban-
        kaumnya  sampai  di  daratan  seberang   pengorbanan jiwa-raga, banyaknya   gun sarana ibadah, pendidikan, pusat
        lainnya, lautan itu dikumpulkan kembali   nyawa syuhada dan pahlawan bangsa   kesehatan  masyarakat  Islam, balai
        oleh Allah SWT sebagaimana semula.   Indonesia belum secanggih peralatan   kesehatan  ibu  dan  anak  dan  panti
        Maka tengellamlah Fir’aun beserta   perang kaum penjajah pada saat itu.    asuhan anak-anak yatim.
        semua pengikutnya dan matilah mereka                                    3. Kita tingkatkan mutu dan kualitas pen-
        semua. Nabi Musa as. lalu berpuasa dan   Jama’ah shalat jum’at rahimakumullah  didikan ummat Islam dan pelayanan
        bersyukur kepada Allah SWT, selanjutnya   Berkenaan dengan hari ‘Asyura yang   kesehatan mereka, untuk menciptakan
        diteruskan pula oleh Nabiyullah Muham-  dimuliakan ini, marilah kita sambut dan   generasi berkualitas, beriman dan ber-
        mad SAW dan disunnahkan untuk seluruh   kita peringati dengan berbagai kegiatan   taqwa, serta sehat jasmani dan rohani
        ummatnya.                           positif yang searah dengan ajaran Ra-  4. Kita tingkatkan ilmu  pengetahuan
          Abdurrahman Mufti dalam bukunya-  sulullah  SAW seperti  memperbanyak    dan keteramplan ummat Islam untuk
        menyingkap  keutamaan  hari dan bu-  sedekah,  infaq  dan mengumpulkan     menghadapi tuntutan zaman, agar
        lan- menambahkan, peristiwa-peristiwa   dana untuk menyantuni  anak yatim,   ummat Islam menjadi  ummat yang
        penting lainnya yang terjadi pada hari   fakir miskin dan kaum yang lemah serta   maju.
        ‘Asyura adalah : penciptaan kursi, lauhul   melakukan puasa sunnah ‘Asyura.  5. Kita pupuk jiwa sosial dan kes-
        mahfudz, langit dan bumi, bintang-    Hadist Nabi menyebutkan,  bahwa      etiakawanan serta solidaritas agar
        bintang, para malaikat, Allah mengangkat   puasa ‘Asyura dapat menghapuskan   ummat Islam menjadi  ummat yang
        Nabi Isa bin Maryam pada hari Asyura,   dosa tahun lalu, sebagaimana sabdanya :  kuat, dan upaya-upaya lain untuk
        kerajaan Nabi Sulaiman diberikan pada   Artinya   : “Dan puasa hari        memberantas kemiskinan, kebodohan
        hari Asyura, bahkan kiamat juga digelar   ‘Asyura menghapuskan dosa tahun yang   dan kemunduran ummat Islam.
        pada hari Asyura.                   lalu.”  (HR. Jama’ah, kecuali  Bukhari   6. Memperbanyak puasa dalam  bulan
                                            dan Turmudzi)                          Muharrom khususnya  tanggal sem-
          Jama’ah shalat jum’at rahimakumullah  Sebagian ulama berpendapat bahwa   bilan,  sepuluh dan tanggal  sebelas
          Peristiwa-peristiwa itu menunjukkan   disunnahkan berpuasa ‘Asyura pada   sebagaimana  yang ditekankan oleh
        bahwa  kemenangan  dan  keselamatan   tanggal sembilan, sepuluh dan sebelas   baginda Nabi Muhammad SAW. Agar
        yang dicapai oleh para Nabi utusan Allah,   dan itulah yang sempurna. Hal ini sesuai   sikap kita dalam menjalankan agama
        dan adanya kekalahan dan kehancuran   dengan Hadist Nabi yang diriwayatkan   terhindar dari Tasabbuh dengan kaum
        para raja yang mengingkari kebenaran   oleh Imam  Ahmad (1/241) sebagai    Yahudi dan Nasrani.
        ajaran Allah SWT yang dibawa oleh para   berikut  (dikutib dari  kitab  Shiyam  al-  Demikian khutbah yang dapat khatib
        Rasul-Nya. Hal ini membuktikan bahwa   Tathawwu’I Fadloil wa Ahkam)     sampaikan semoga menjadi mauidhoh
        pertolongan dan kemenangan itu diberi-  Artinya:                        hasanah kepada ktia semua. (*)


      4      Majalah Komunitas Sabilillah
             Edisi 122 / November 2014 / Thn: 07
   1   2   3   4   5   6   7   8   9