Page 5 - Edisi 122 November 2014 | Majalah Komunitas LAZIS Sabilillah Malang
P. 5
Mencari Orang Orang Utama
Untuk Memperkuat Masjid
etika Nabi Muhammad SAW dan memenuhi kebutuhan rohaniah jamaah,
hijrah dari Makkah ke Yatsrib tidaklah pekerjaan enteng. Pekerjaan itu
K(Madinah), beliau terlebih dahulu sangat sangat berat, dan butuh energi yang
singgah di desa Quba, kemudian mem- tak putus putus.
bangun masjid. Dalam mengembangkan Dakwah Islam modern melalui masjid,
dakwahnya, beliau mem- O l e h : bukanlah dakwah yang dapat
bangun sahabatnya menjadi M Mas’ud Said dilakukan sendirian dengan
orang orang utama untuk Ketua II Yayasan hanya satu atau dua sosok to-
mendukung dakwah beliau. Sabilillah Malang koh. Dakwah masjid di jaman
Dalam sejarah Islam, baik modern, harus ada gerakan
pada jaman Nabi SAW, di jaman kekhalifa- yang sistemik, harus terorganisir dan ter-
han Islam maupun di masa kejayaan Islam encana dengan baik. Kita tak akan mampu
di Eropa abad ke11, formasi organisasi membangun umat sendirian, bukankah
dakwah selalu diisi oleh bekerjanya seke- Rasulullah SAW juga membangun masjid
lompok tokoh, yang memiliki keimanan dengan cara terorganisasi dan mengerahkan
yang kuat, memelihara daya juang yang sahabat sahabat setia beliau dan kemudian
tinggi, dan integritas yang teruji untuk bersama-sama untuk membangun kekuatan
membangun peradaban melalui masjid. dakwah Islam.
Kita sebut saja mereka itu dengan sebutan Dalam manajemen kemasjidan yang
“orang orang utama”. modern, ada 4 tipologi orang orang utama
Dalam konteks masjid di Indonesia masa yang harus ada, dikader dan dicari untuk
kini, tentu formasi tentang orang orang mendukung kekuatan kelembagaan masjid
utama, yang berenergi spartan, bekerja yang ideal.
sinergis antara satu dengan lainnya, dan Yang pertama, harus ada sosok tokoh
ditopang oleh manajemen organisasi yang bersih, ikhlas dan istiqomah. Sosok
kemasjidan yang shoolihun li kulli za- ini dibutuhkan untuk menjamin terlaksa-
maanin wa makaanin adalah prasyarat nanya peribadatan pokok dan memenuhi
utama. Formasi kuat “orang orang utama” kebutuhan spiritual jamah. Sosok bersih,
itu tampaknya akan tetap menjadi rumus ikhlas dan istiqomah adalah prasyarat
apabila kita ingin membangun keadaaban utama dalam sebuah misi dakwah, baik
dan peradaban utama. dakwah melalui masjid, musholla, pondok
Dengan demikian, membangun teamwork pesantren, pendidikan Islam, maupun lem-
yang solid yang terdiri dari orang orang baga-lembaga dakwah yang lain. Karena
utama dan keinginan untuk maju, selalu sosok yang bersih, ikhlas dan istiqomah
mendengarkan apa kebutuhan jaman dan ja- akan mendatangkan sebuah kekuatan
maahnya, akan mempunyai arti yang penting langsung dari Allah SWT.
bagi pengembangan Islam melalui masjid. Yang Kedua, mari kita cari, kita dorong
Di jaman modern ini, banyak sekali sosok yang para sholichin yang berpen-
strategi dakwah untuk menyusun kekua- garuh di lingkungannya dan memiliki
tan. Dalam menyusun kekuatan di jaman keinginan untuk mengabdi. Dalam
modern ini, ummat Islam dan pemimpinnya manajemen masjid di jaman modern,
harus bersama-sama melibatkan seluruh orang yang mempunyai pengaruh
kekuatannya. Dalam era yang kompetitif yang besar di masyarakat sangat di-
ini, dakwah kemasjidan tentu tidak bisa butuhkan dalam dua dimensi, yaitu
lagi hanya diartikan dengan perlambang mempertahankan keberadaan masjid
seorang ustad dan dibantu seorang bilal, dan mengembangkannya.
yang bekerja siang malam untuk nunggoni Sebagaimana sosok Sayyidina
rowatib. Umar bin Khattab yang bijaksana,
Walaupun demikian, usaha untuk me- suka bermusyawarah mempunyai
mastikan bahwa peribadatan pokok rutin sikap tegas, dan terbuka untuk kritik.
dalam masjid berjalan lancar, berkualitas Bersambung ke halaman 19
Majalah Komunitas Sabilillah
Edisi 122 / November 2014 / Thn: 07 5

