Page 5 - Edisi 165 Agustus 2018 | Majalah Komunitas LAZIS Sabilillah Malang
P. 5

Wisuda Madrasatul Quran



         Lansia Pertama di Masjid Sabilillah



               etika membuka cermahnya, KH                                        Dari awal berdirinya, ada sekitar 439 yang
               Muhammad Tholchah berkata                                         sudah belajar kitab suci Al Qur’an di MQS.
        K“saya sering mengikuti wisuda.....                                      Para pengajarnya bukan sembarangan, tetapi
       (sambil sesengukan...)                                                    sanadanya nyambung langsung kepada KH
        Saya terharu dan merasa sangat berbeda                                   Bashori, dan Mbah Munawar, hingga
       hari ini, bisa mengikuti wisuda manula                                    Rosulullah SAW. Ciri khasa belajar Al Qur’an
       Khotaman Al Qur’an...                                                     itu harus jelas sanadnya.
        Memang wisuda kali ini sangat unik,                                       Pesen agung yang disampaikan KH
       menarik karena para peserta yang berjajar                                 Bashori,melau sambutan Gus Anas, beliau berkata
       adalah lansia, tetapi semangatnya luar biasa.                             “setiap sesuatu ada zakat, dan zakatnya orang
        Rosulullah SAW pernah berkata “ jika                                     yang ber ilmu adalah adalah ngajarkan ilmunya”.
       kalian masuk waktu pagi janganlah menunggu                                Begitulah yang disampaikan oleh direktur MQS
       waktu sore, dan ketika masuk waktu sore                                   Sabilillah, KH Anas Bashori Alwi.
       janganlah menunggu waktu pagi”. Pesan                                      Dalam tradiasi tolabul ilmu, khususnya
       hadist ini adalah “jangan pernah menunda                                  membaca, tahfidul quran dan tahsin, adalah
       waktu dan kesempatan”.                                                    sanad. Dengan begitu, semua bisa dipertangung
        Memang tidak ada kata terlambat di dalam   Salah satu peserta khotaman simbolis   jawabkan.
       belajar Al Qur’an. Selama masih bernafas,   menerima ijazah Khotam dari Prof. DR KH M.   Jangan khawatir, bagi yang tidak bisa,
       belajar agama itu tetap wajib hukumnya,        Tholchah Hasan.            atau belum bisa menghafal membaca Al
       sebagaimana dawuhnya Kanjeng Rosulullah                                   Qur’an, atau menghafalkanya, karena
       SAW “carilah ilmu sejak kelahiran hingga   mengambil pelajaran?” (QS. Al-Qamar: 17).  berkontribusi bagi kelancaran MQS Madrasah
       liang lahat”.                         Rosulullah SAW pernah berkata “sebaik   Al Qur’an Sabilillah berarti telah ikut serta
        Salah satu petuah ulama seputar trik   baik kalian adalah orang belajar Al Qur’an   menghidupkan kitab suci Al Qur’an.
       mendalami ilmu agama dan menghafal Al   dan mengajarkannya” (HR.Bukhori)
       Qur’an, yaitu menjaga makanan, menjaga   Hari ini, MQS (Madrasatul Quran Sa-  Sambutan KH Tholchah Hasan
       pergaulan antara laki dan wanita, serta menjaga   bilillah), mewisuda 35 yang terdiri dari
       pergumulan. Sebab, ilmu atau Al Qur’an itu   penghafal, khataman biasa, dan tahsin. Me-  KH Tholhah menceritakan bahwa dirinya
       cahaya Allah SWT, dan cahaya Allah itu tidak   nariknya, sebagian besar usianya sudah   pernah menghatamkan Al Qur’an selama tiga
       akan diberikan kepada orang yang ahli maksiat.   50-68. Ada juga dua peserta yang usianya   kali di Musolla tempat tinggalnya semasa masih
        Jadi, berapun usinya, jika bersunguh sungguh   73 tahun. Luar biasa semangatnya.   kecil. Waktu itu beliau dalam kondisi Yatim.
       belajar kitab suci dan agama, jika bisa menjaga   Ada juga yang usianya 12 tahun. Semua   Baru memasuk usia 12 tahun, beliau
       pantangan di atas maka Allah SWT akan   semangat mempelajari kitab suci sangat   melanjutkan ngaji Al Qur’an dipesantren.
       memudahkan. Firman Allah SWT “Dan    tinggi, sehingga KH Tholchah’pun berkata   Selanjutnya beliau melanjutkan nyantri di
       sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Qur’an   “ini kalau bukan kehendak-Nya, tidak mungkin   Tebu Ireng Jombang
       untuk pelajaran, maka adakah orang yang   bisa seperti ini”.                        Bersambung ke halaman 19


                                                                                                       Berjajar
                                                                                                   para peserta Tahsin
                                                                                                     yang akan di
                                                                                                       Khotam.























                                                                                             Majalah Komunitas Sabilillah   5
                                                                                       Edisi 165 / Agustus 2018 / Thn: 07
   1   2   3   4   5   6   7   8   9   10