Page 4 - Edisi 101 Januari 2013 | Majalah Komunitas LAZIS Sabilillah Malang
P. 4
Syi’ar
MAULID:
”SOLUSI PROBLEMATIKA UMAT”
TANGGAL 24 januari 2013 tradisi Maulid. dak mampu? Adakah yang salah
ini kita akan memperingati Mau Pertama. Al Maqrizy (seorang dengan cara kita mem peringati
lid Nabi Muhammad Saw. Umat ahli sejarah islam) dalam bukunya maulid? Tidak ada yang salah
Islam di seluruh dunia memper “Al Khutath” menjelaskan bahwa dengan apa yang telah kita laku
siapkan diri guna menyambut dan tradisi Maulid pertama kali diada kan selama ini, tapi, kita perlu
memperingati hari lahir Manusia kan oleh khalifah Mu’iz li Dinil melakukan halhal baru yang
Sempurna & Mulia Saw. tersebut. lah, salah seorang khalifah dinasti lebih terkoordinir dan terorganisir
Pada umumnya, umat Islam akan Fathimiyyah di Mesir yang hidup dalam hal menggerakkan potensi
berkumpul untuk membacakan pada tahun 341 Hijriyah. Kemudi perayaan maulid Nabi guna me
solawat dan pujianpujian yang an, perayaan Maulid dilarang oleh nyelesaikan masalah kita bersama
menceritakan perjalanan hidup AlAfdhal bin Amir alJuyusy dan dan musuh kita bersama.
Beliau saw. kembali marak pada masa Amir li
Tapi, pernahkan kita merenung Ahkamillah tahun 524 H. Pendapat Oleh: Yuanda Kusuma BAGAIMANAKAH KITA
sejenak ? dan mengajukan pertan ini juga dikemukakan oleh Al SEHARUSNYA
yaan pada diri kita masingmasing : Sakhawi (w. 902 H), walau dia 5. Melahirkan semangat baru MEMPERI NGATI MAULID?
1. Berapa banyak perayaan tidak mencantumkan dengan jelas untuk membangun nilainilai Pertama. Pimpinan majlis
maulid yang kita hadiri hingga tentang siapa yang memprakarsai profetik agar tercipta masyara maulid menyadarkan, mem
saat ini yang memberikan pe peringatan Maulid saat itu. kat islami. bimbing serta mengajak umatnya
rubahan positif pada kehidupan Kedua. Dalam catatan historis, untuk menyepakati bahwa kita
sosial kita? Perayaan ini dilaksanakan atas KESAMAAN PROBLEM semua sedang memiliki musuh
2. Apakah maulid yang kita usulan panglima perang, Shala Problematika umat Islam pada dan masalah bersama seperti yang
rayakan telah menjadikan kita huddin alAyyubi (1137M1193 3 pendapat awal peringatan maulid tertera di atas.
individu yang rela berkorban M), kepada khalifah agar men di atas memiliki kesamaan dengan Kedua. Pimpinan majlis maulid
untuk kemajuan dan kemulyaan gadakan peringatan hari kelahiran probematika umat Islam saat ini. mengajak umatnya untuk memilih
umat Islam? Muhammad. Guna membangkit Mereka mengalami perpecahan, salah satu dari lima hal di atas untuk
3. Apakah maulid yang kita kan kembali – melalui maulid pertikaian baik dalam aliran fiqh, diselesaikan dengan cara mengam
lakukan setiap tahun mampu me Nabi Saw – semangat juang aliran pemikiran, aliran tasawuf dan bil satu teladan dari akhlak mulia
didik ego, nafsu dan pikiran kita umat Islam yang kala itu sedang kita pun mengalami hal yang persis Nabi Muhammad Saw. ambil satu
menjadi “seperti” ego, nafsu dan diserang oleh tentara salib. sama. Mereka mengalami serangan contoh masalah kemiskinan. Maka
pikiran kekasih kita Nabi Mu Ketiga. Maulid diadakan oleh dan penjajahan dari bangsa lain, akhlak mulia Nabi yang diteladani
hammad saw? Ego, nafsu dan khalifah Mudhaffar Abu Said pada kitapun mengalaminya bahkan untuk memerangi masalah tersebut
pikiran yang mencintai persatuan tahun 630 H yang mengadakan lebih parah karena bentuk se adalah gemar bersedah dan berin
membenci perpecahan, mencintai acara Maulid besarbesaran. Saat rangan dan keterjajahan kita lebih faq di jalan Allah. Umat yang ha
kemulyaan membenci kehinaan, itu, Mudhaffar sedang berpikir ten beragam, mulai dari serangan bu dir pada peringatan Maulid diajak
mencintai kemajuan membenci ket tang cara bagaimana negerinya bisa daya, pemikiran, ekonomi, politik untuk langsung meneladani dalam
erbelakangan, mencintai kebebasan selamat dari kekejaman Temujin bahkan serangan fisik seperti yang bentuk aksi sedekah dan infak
membenci keterjajahan, mencintai yang dikenal dengan nama Jengiz dialami oleh saudarasaudara kita saat itu juga. Setelah terkumpul
keilmuan membenci kebodohan. Khan (11671227 M.) dari Mongol. di palestina. dana sedekah dan infaq, pimpinan
Tiga pertanyaan itu sengaja Intinya, kita memiliki masalah majlis maulid bekerjasama dengan
diajukan untuk menghilangkan TUJUAN PERINGATAN bersama (common problem) dan lembaga amil zakat yang terpercaya
penyakit “disorientasi”1 dan pe MAULID musuh bersama (common enemy) guna menyalurkan dana tersebut.
nyakit “dislokasi”2 pada konteks Terlepas dari mana yang benar yang identik dengan apa yang di Ketiga. Pembacaan Solawat
perayaan Maulid Nabi Muham dari 3 pendapat di atas, kita me alami oleh umat Islam dahulu. dan Doa sebagaimana yang biasa
mad Saw. Agar kita umat Islam lihat satu kesamaan dalam tujuan Apabila kita simpulkan, masalah kita lakukan.
tidak terjebak pada seremoni dan diadakannya peringatan maulid bersama dan musuh bersama Menurut hemat kami, jika
rutinitas tahunan ketika mem kala itu. Kesamaan tujuan terse tersebut adalah: seluruh majlis maulid melaku
peringati maulid. Tapi lebih fokus but adalah : 1. Pecahnya persatuan dan kes kan hal tersebut, niscaya tingkat
ada hakekat, tujuan, fungsi dan 1. Mengembalikan semangat atuan antar umat Islam kemiskinan akan segera menurun
gerakan sosialnya. Untuk men juang kaum muslimin 2. Semangat juang yang melemah dan kesejahteraan akan segara
jawab 3 pertanyaan di atas, mari 2. Membangkitkan semangat 3. Kebodohan dapat terwujud di Indonesia. Dan
kita lihat sejarah singkat lahirnya umat Islam untuk melawan 4. Kemiskinan masalah lemahnya persatuan dan
gerakan peringatan maulid serta serangan besarbesaran tentara 5. Keterjajahan kesatuan, lemahnya semangat
tujuan dan hikmah diadakannya. Salib dari daratan Eropa Umat Islam dahulu, dengan juang dan masalahmasalah sosial
3. Upaya untuk mengenal kete peringatan maulid Nabi Saw. umat Islam lainnya akan dapat
SEJARAH SINGKAT ladanan Muhammad Saw. sanggup menyelesaikan masalah segera teratasi.
PERINGATAN MAULID 4. Mempertebal kecintaan umat bersama dan terbukti mampu Semoga kita semua mendapat
Terdapat 3 pendapat yang Islam kepada Nabi Muham mengalahkan musuh bersama kan berkah dan syafa’at Nabi
menengarai awal munculnya mad Saw. mereka. Kenapa kita saat ini ti Muhammad Saw.
4 Majalah Komunitas Sabilillah
Edisi 101 / Januari 2013 / Thn: 06

