Page 4 - Edisi 141 Juni 2016 | Majalah Komunitas LAZIS Sabilillah Malang
P. 4

Sholat Idul Fitri







         SEJUJURNYA terdapat dua perasaan     Bahasa Arab:
        di hati saat melaksanakan Shalat Ied. Yang   “Ushalli sunnatal li’iidil fitri rak’ataini   Adapun bacaan surat pada 2 rakaat
        pertama adalah rasa bahagia dan bersyukur   (imamam / makmumam) lillahita’aalaa”  tersebut, semua surat yang ada boleh dan
        karena telah dipanjangkan umur dan dapat                                 sah untuk dibaca. Akan tetapi dahulu Nabi
        menyelesaikan kewajiban berpuasa satu   Artinya dalam Bahasa Indonesia:  membaca pada rakaat yang pertama:
        bulan lamanya serta ditutup dengan Shalat   “Aku niat shalat idul fitri dua rakaat (imam/  “Sabbihisma” (Surat Al-A’la), dan pada
        Idul Fitri berjamaah. Selain itu, Allah SWT   makmum) karena Allah Ta’ala”  rakaat yang kedua “Hal ataaka” (Surat
        telah memberikan kesempatan kepada                                       Al-Ghasyiah). Pernah pula pada rakaat
        kita untuk meraih sebanyak-banyaknya        Waktu dan Tata Cara          yang pertama Surat Qaf dam kedua Surat
        pahala dan menghapus segenap dosa          Pelaksanaan Shalat Ied        Al-Qamar [7]
        sehingga kembali suci. Subhanallah! Namun   Waktu shalat hari raya adalah setelah
        yang kedua adalah perasaan sedih sekaligus   terbit matahari sampai condongnya matahari.   Syarat Rukun dan Sunnatnya
        terharu karena bulan yang begitu penuh   Tata caranya adalah sebagai berikut:      Shalat Idul Fitri
        berkah dan maghfiroh ternyata akan segera   Shalat Id dilakukan dua rakaat, pada   Sama seperti ibadah shalat yang lainnya.
        berlalu. Tiada lagi kenikmatan tak terhingga   prinsipnya sama dengan shalat-shalat yang   Hanya ditambah beberapa sunnat sebagai
        berbuka puasa, tiada lagi puasa bersama   lain. Namun ada sedikit perbedaan yaitu   berikut :
        seluruh keluarga, kumpul sahur dan bercanda   dengan ditambahnya takbir pada rakaat   •  Berjamaah
        saat buka, bukber bersama, suara tadarus   yang pertama 7 kali, dan pada rakaat yang
        dari masjid hingga pagi hari, kesempatan   kedua tambah 5 kali takbir selain takbiratul   •  Takbir tujuh kali pada rakaat pertama,
                                                                                   dan lima kali pada rakat kedua
        memperoleh pahala yang tak terhingga   intiqal.
        dan bulan yang mensucikan segala dosa.                                   •  Mengangkat tangan setinggi bahu pada
        Yang tersisa adalah rasa takut tak berjumpa   Bacaan setiap sesudah takbir:  setiap takbir.
        lagi dengan Ramadhan...               Bahasa Arab:                       •  Setelah takbir yang kedua sampai takbir
         Hanya dapat berdoa agar diterima semua   Subhaanallaah wal hamdulillaahi wa laa   yang terakhir membaca tasbih.
        ibadah yang telah dilaksanakan dan diijinkan   ilaaha illallaah wallaahu akbar.  •  Membaca surat Qaf dirakaat pertama
        untuk bertemu kembali dengan bulan suci                                    dan surat Al Qomar di rakaat kedua.
        Ramadhan tahun depan. Amin Ya Rabbal   Arti dalam Bahasa Indonesia:        Atau surat A’la dirakat pertama dan surat
        Alamin.                               “Maha suci Allah dan segala puji bagi   Al Ghasiyah pada rakaat kedua.
                                            Allah dan tidak ada Tuhan selain Allah dan   •  Imam menyaringkan bacaannya.
               Niat Shalat Ied Idul Fitri   Allah itu Maha Besar”                •  Khutbah dua kali setelah shalat
         Niat shalat ini, sebagaimana juga shalat-                                 sebagaimana khutbah jum’at
        shalat yang lain cukup diucapkan didalam   Adapun takbir tambahan pada rakaat
        hati, yang terpenting adalah niat hanya   pertama dan kedua itu tanpa takbir ruku’,   •  Pada khutbah Idul Fitri memaparkan
        semata karena Allah Ta’ala semata dengan   sebagaimana dijelaskan oleh ‘Aisyah   tentang zakat fitrah dan pada Idul Adha
                                                                                   tentang hukum – hukum Qurban.
        hati yang ikhlas dan mengharapkan Ridho   dalam riwayatnya: “Dari Aisyah, ia berkata:
        Nya, apabila ingin dilafalkan jangan terlalu   Rasulullah bertakbir para (shalat) Fitri   •  Mandi, berhias, memakai pakaian sebaik-
        keras sehingga mengganggu Muslim lainnya,   dan Adha 7 kali dan 5 kali selain 2 takbir   baiknya.
        memang ada beberapa pendapat tentang   ruku’.” [6]                       •  Makan terlebih dahulu pada shalat Idul
        niat ini gunakanlah dengan hikmah bijaksana.                               Fitri pada Shalat Idul Adha sebaliknya


       4   Majalah Komunitas Sabilillah
           Edisi 141 / Juni 2016 / Thn: 07
   1   2   3   4   5   6   7   8   9