Page 7 - Edisi 141 Juni 2016 | Majalah Komunitas LAZIS Sabilillah Malang
P. 7
Yang Menguasai di hari Pembalasan
Yang Menguasai
di Hari Pembalasan O l e h :
H. Anas Basori Alwi
Sesudah Allah swt.
menyebutkan beberapa sifat- - Telah menceritakan kepada
Nya, yaitu : Tuhan semesta kami Ahmad bin Hanbal,
alam, Yang Maha Pemurah, – – telah menceritakan kepada
Yang Maha Penyayang, – kami Abdurrazzaq, telah
maka diiringi-Nya dengan mengabarkan kepada kami
menyebutkan satu sifat-Nya Ma'mar, dari Az Zuhri,
lagi, yaitu Yang Menguasai Ma'mar berkata
hari pembalasan. (QS. Al- Telah menceritakan kepada bisa juga ia menyebut Ibnu
Fatihah ayat ke-4 Kata kami Sa'id bin Yahya Al Al-Musayyab Ia berkata :
Maaliki) dapat dibaca Umawi, telah menceritakan "Nabi saw, Abu Bakr dan
dengan dua macam bacaan; kepadaku ayahku, telah Umar, serta Utsman
pertama dengan menceritakan kepada kami membaca
memanjangkan bacaan Ibnu Juraij, dari Abdullah MAALIKI YAUMIDDIIN),
huruf Mim, yaitu bin Abu Mulaikah, dari dan orang yang pertama kali
Maaliki). Dan kedua dengan Ummu Salamah bahwa ia membaca
memendekkan bacaan huruf menyebutkan - kalimat MALIKI YAUMIDDIIN)
Mim, yaitu Maliki). Dan yang lainnya- bacaan adalah Marwan." Abu Daud
kedua macam bacaan itu Rasulullah saw : berkata, "Hadits ini lebih
dibolehkan, yaitu BISMILLAAHIRRAHMAAN shahih daripada hadits Az-
Maaliki) huruf Mim dibaca IRRAHIIM, Al Zuhri dari Anas, dan Az-
panjang dengan HAMDULILLAAHI RABBIL Zuhri dari Salim dari
menggunakan huruf mad 'AALAMIIN, ayahnya." (HR.Abu Daud :
alif, menurut ahli qiraat, ARRAHMAANIRRAHIIM, 3486, Sunan Abu Daud, Al-
antara lain imam MALIKI YAUMIDDIIN', Maktabah Asy-Syamilah, juz
Ashim Kisai beliau membacanya dengan : 11, hal. 12
Khalaf), dan juga menurut memutus bacaan satu ayat- Dari dua macam bacaan,
banyak dari para satu ayat." Abu Daud timbul dua macam makna,
sahabat;[1] dan (Maliki) berkata : "Aku mendengar yaitu Maaliki), artinya :
Mim dibaca pendek, tanpa Ahmad berkata : "Bacaan Yang Memiliki (pemilik /
huruf alif menurut ahli yang lama adalah MAALIKI yang empunya); sedangkan
qiraat, antara lain imam YAUMIDDIIN." (HR.Abu Maliki), artinya : Raja.
Abu Darda Daud : 3487, Sunan Abu Kedua makna ini sama-sama
Ibnu Umar), dan juga Daud, Al-Maktabah Asy- ada pada diri Allah saw.
menurut banyak dari para Syamilah, juz : 11, hal. 13) Penyebutan Allah sebagai
sahabat dan tabi’in[2] . Raja hari pembalasan
Terdapat sebuah riwayat mengisyaratkan bahwa di
sebagai berikut sana akan ditegakkan
keadilan. Sedangkan
penyebutan-Nya sebagai
pemilik hari tersebut;
mengisyaratkan bahwa
pembalasan akan dilakukan
dengan benar oleh-Nya
-
sebagai hakim yang seadil-
adilnya. Penggabungan
- antara dua makna tersebut
menunjukkan bahwa
- - – – kekuasaan Allah saw, adalah
– – hakiki. (bersambung)
Majalah Komunitas Sabilillah 7
Edisi 141 / Juni 2016 / Thn: 07

