Page 6 - Edisi 141 Juni 2016 | Majalah Komunitas LAZIS Sabilillah Malang
P. 6
SAAT ini kita semua kaum mengeluarkan Zakat kali lipat. Kondisi lebih merata kepada semua
muslimin dan muslimat lagi fitrah dan di sun nah- ini tentu merupakan ummat manusia
menjalankan ibadah puasa di kan untuk men se- ummat muslim yang Bagi wirausaha, memberikan
bulan ramadlan selama satu bulan dekahkan se bagian bisa menemui bulan kelebihan rizqi kepada orang lain
penuh. Bulan dimana Allah swt rizkinya yang men- ramadlan, sehingga disamping sebagai upaya
memberikan banyak kelebihan jadi hak orang lain. semua berdoa untuk mensucikan rizqi yang telah
dibanding dengan bulan lainnya. Allah swt berfirman dapat bertemu d e- dimiliki, juga bukan merugikan,
Beberapa diantaranya adalah “Ambillah sebagian ngan bulan Ra- bahkan dapat memberikan ke-
diberikannya rahmad, ampunan, kekayaan itu untuk O l e h : madlan (allahumma manfaatan usaha yang berjangka
dan bahkan di bulan ini pula disedekahkan”. Pa- Noor Shodiq Askandar baariklana fi rojaba, panjang. Kenapa demikian? Kalau
Allah swt menjanjikan mem- da ayat lain, juga Wakil Rektor 2 Universitas wa sya’bana wabba- mereka yang menerima pemberian
bebaskan dari api neraka bagi dijelaskan bahwa Islam Malang lighna ramadlan). itu digunakan sebagai usaha juga,
siapa saja yang dapat menjalankan harta yang kita mi- Oleh karena itu kemampuan eko nominya akan
ibadah puasa dan mengisi dengan liki itu ada hak orang lain yang bagi kita semua, ra madlan jangan mengalami pe ning katan, yang
hal yang benar. harus diberikan baik diminta hanya dilihat se bagai peluang dampak bagus nya adalah daya
Bulan Ramadlan juga disebut atau tidak. besar dalam berusaha tetapi juga beli yang juga meningkat. Bahkan
dengan berbagai nama pe nye- Beberapa istri Rasulullah saw saatnya berbagi atas segala hasil bukan tidak mungkin, yang
butan. Syahrul mubarok (bulan bahkan menyedekahkan semua usaha, segala nikmat yang telah asalnya menjadi pelanggan, bisa
yang mulia), syahrul Qur’an tunjangan yang diterima dari diterima selama ini kepada fihak meningkat jadi patner usaha yang
(bulan dimana Allah swt pertama Negara kepada fakir miskin, lainnya. Memang dalam bulan saling me nguntungkan diantara
kali menurunkan wahyu Al seperti Siti Zainab, ra dan Aisyah, ramadlan peluang usaha yang keduanya. Dengan demikian,
Qur’an kepada Rasulullah Mu- ra. Bahkan ketika pemimpin terbuka lebar, karena biasanya berbuat baik itu juga bagian dari
hammad saw). Alqur’an diturun- Negara tahu Siti Aisyah mem- konsumsi pada bulan ini selalu upaya me majukan ekonomi,
kan sebagai petunjuk bagi seluruh berikan semuanya kepada orang mengalami peningkatan. Teru- meningkatkan pertumbuhan dan
ummat manusia agar tetap dalam lain, diberikanlah tunjangan tama pada pemenuhan kebutuhan memeratakan pendapatan.
jalan kebenaran dalam me- tambahan. Oleh beliau tunjangan bahan pokok yang mengalami Tidak ada yang tidak mungkin
ngarungi kehidupan sebagaimana tersebut juga langsung dibagikan pe ningkatan signifikan. Makanan dilakukan. Oleh karena itu
ketetapan Allah swt. kepada orang lain. dan minuman yang mengalami lakukanlah dengan kepercayaan
Penyebutan lain atas bulan Pada bulan ramadlan Allah pertumbuhan paling tinggi, dan keyakinan yang penuh, bahwa
Ramadlan ini adalah bulan swt juga memberikan balasan disusul kemudian fashion, dan semakin banyak kita memberi,
berbagi. Ramadlan adalah saatnya yang berlipat ganda untuk setiap selanjutnya kebutuhan lain-lain. maka semakin banyak pula kita
kita berbuat kepada orang lain kebaikan yang dilakukan. Bahkan Akan tetapi disisi lain juga banyak menerima keberkahan dari Allah
yang memberikan kemanfaatan dalam satu waktu yang disebut yang masih dalam kekurangan, swt. Kalau Allah swt sudah
baik jangka pendek maupun lailat al qodar (baca lailatul keterpurukan, cobaan, menjalani berkehendak, maka terjadilah.
jangka panjang. Bulan dimana qodar), setiap ibadah dan amal ujian, dan lain sebagainya. Kun fayakun. Bagaimana dengan
ummat muslim diwajibkan kebaikan, diberikan pahala seribu Saatnya kenikmatan itu dibuat anda ?
6 Majalah Komunitas Sabilillah
Edisi 141 / Juni 2016 / Thn: 07

