Page 16 - Edisi 125 Februari 2015 | Majalah Komunitas LAZIS Sabilillah Malang
P. 16
Doa bersama. Bapak
Misdi (Baju Coklat)
bersama warga dan tim
LAZIS Sabilillah berdoa
bersama sebelum kerja
bakti pembongkaran
rumah. pada Minggu 15
Februari lalu.
Penerima Bantuan Bedah Rumah Tahap 10
rogram Bedah Rumah LAZIS Sabi- LAZIS yang saat itu mensurvey. Untung- menyalur dari tetangga sebelah dengan
lillah yang ke 10 di laksanakan di nya pak Misdi adalah seorang pekerja se- berikan iuran setiap bulan padanya.
PKelurahan Purwodadi Kecamatan rabutan yang sudah terbiasa membangun Namun Alloh berikan solusi pada
Blimbing, tepatnya di Jl. Sumpil II RT rumah – rumah mewah atau sebagai kuli keluarga Misdi atas kesabaran dan ke-
01 RW 13. Pelaksanaan bedah rumah bangunan, jadi meng “akal akali” sendiri gigihannya memperjuangkan keluarga,
dilaksanakan pada hari minggu tanggal rumahnya agar tidak roboh dan bertahan dengan kehadiran LAZIS Sabilillah ke
15 Februari 2015. Penerima Bantuan be- agak lama sudah menjadi ahlinya. Walau rumahnya dengan bantuan tokoh ma-
dah rumah adalah keluarga bapak Misdi sudah di upayakan sedemikian rupa syarakat dan warga sekitar yang siap
dengan satu istri dan dua orang anak. untuk menyangga dan menyambung membedah rumahnya. Akhirnya minggu
Pengajuan Bedah rumah tersebut kalanya ruas yang rusak akhirnya tidak bertahan 14 Februari 2015 seluruh warga bersama
sudah lama di ajukan oleh tokoh masyara- juga, hingga 4 bulan yang lalu ia sempat Tim LAZIS Sabilillah bergotong royong
kat RW 15 Kelurahan Purwodadi , yakni pinjam saudaranya uang sejumlah 700 membongkar rumahnya untuk di perbaiki
sekitar delapan bulan yang lalu. Baru ribu untuk menyangga samping rumah dari dasar hingga atap rumah.
bulan ini baru bisa terealisasi dikarenakan dengan sedikit bata hanya sekedar ber- Atas bantuan dari para donatur LAZIS
banyak nya pengajuan kepada Lembaga tahan barang 1 tahun atau 2 tahun lagi keluarga Pak Misdi mengucapkan banyak
dan harus mengantre menunggu giliran. harapannya sampai ia punya rizki untuk terimakasih dan bersujud syukur pada
Memang rumah Misdi adalah rumah mengganti sisi - sisinya dengan bata juga. Alloh SWT atas segala nikmat dan rizki
yang paling tidak layak di lingkungannya Memang kemampuan Misdi yang yang diterimanya hingga saat ini, dan
karena semua bagian bangunannya hanya hanya pekerja kuli bangunan dengan satu berjanji akan semakin mendekatkan diri
terbuat dari bambu dan kayu-kayu bekas. istri dan dua anak tidak akan cukup untuk pada Alloh karena ia sangat yakin akan
Meski umur rumah belum terlalu lama menyisihkan untuk yang lain selain hanya pertolongan Alloh pada orang-orang yang
sekitar 2007 yang lalu ia dirikan atau 8 untuk makan sehari-hari dan sedikit kebu- sabar dalam menghadapi hidup seperti
tahun yang lalu, tapi keadaannya sangat tuhan pendidikan dua anak perempuannya yang ia rasakan saat ini, walau ia harus
membahayakan bagi kehidupan keluar- yang masih kelas 10 SMK dan kelas 2 SD. pindah sementara barang 2 sampai 3
ganya, “ Memang dulu pembuatannya Maka untuk kebutuhan lain-lain seperti minggu untuk “ngampung” ke tetangga
bukan dari bahan-bahan baru mas, tapi kursi dan perabotan rumah tangga yang ketika rumahnya di bedah. Namun hati
bekas sisa – sisa bongkaran rumah orang lain ia tak pernah hiraukan bahkan lantai pak Misdi , istri dan dua anaknya san-
yang saya beli dengan harga 750 ribu, rumah “plesteraan “yang sudah rusak gatlah bahagia atas pertolongan Alloh
juga atap genteng yang ada itu dulu di hingga kamar tidur yang banyak bocor pada bulan ini yang ia tak sangka-sangka
kasih tetangga , makanya gentengnya di sana sini tak ia hiraukan. Penerangan sebelumnya, memiliki rumah tembok
tidak sama ada yang pendek dan sedikit Lampu memang sudah ada meski kecil- yang baik dan tidak bocor. Selamat pak
panjang” dikatakan pak Misdi pada tim kecil disetiap ruangan , itupun ia dapat Misdi… (LAZIS.red)
16 Majalah Komunitas Sabilillah
Edisi 125 / Februari 2015 / Thn: 07

