Page 12 - Edisi 125 Februari 2015 | Majalah Komunitas LAZIS Sabilillah Malang
P. 12

Oleh:
                                                                                         Ust. Ahsan Subur
                                                  (Bagian 2 Habis)



          RASULULLAH  SAW. menaruh          “Bergembiralah dengan Nabi Muham-    tiwa-Peristiwa Besar dalam Sejarah
        perhatian khusus pada hari kelahirannya   mad SAW” Menyatakan  kebahagiaan
        dan bersyukur kepada Allah swt, karena   dengan kedatangan Nabi SAW. adalah   Rasulullah SAW. selalu membuat hu-
        memberinya kehidupan, dengan berpuasa   perintah  Allah  swt  dalam  Alquran,   bungan  di  antara  peristiwa-peristiwa
        pada hari itu, sebagaimana disebutkan   sebagaimana firman-Nya, “Dengan ka-  agama dan sejarah, sehingga bila tiba
        dalam hadis Abû Qatâdah. Nabi SAW.   runia Allah swt dan rahmat-Nya, maka   suatu hari ketika terjadi suatu peristiwa
        menyatakan kebahagiaannya akan hari   hendaklah mereka bergembira” (10:58).   penting,  beliau  mengingatkan  para
        tersebut dengan berpuasa, yang meru-  Perintah ini ada karena rasa senang   sahabat untuk merayakan hari itu dan
        pakan  sebentuk  ibadah.  Sebagaimana   dapat membuat hati merasa bersyukur   menegaskan keistimewaannya, meskipun
        Nabi  SAW.  telah  memberi  perhatian   atas  rahmat Allah swt. Rahmat Allah   peristiwa tersebut terjadi pada masa yang
        khusus pada hari tersebut dengan ber-  swt mana yang lebih besar ketimbang   sangat lampau. Dasarnya dapat ditemukan
        puasa, maka ibadah dalam bentuk apa   diri Nabi SAW. sendiri. Allah swt me-  dalam hadis berikut. Tatkala Nabi SAW.
        saja  untuk  memberi  perhatian  khusus   nyatakan, “Tiadalah Aku utus engkau   sampai di Madinah, beliau melihat orang-
        atas hari tersebut dapat pula dibenarkan.  kecuali  sebagai rahmat  bagi  seluruh   orang Yahudi berpuasa pada Hari Asyura.
                                            alam” (21:107). Karena Rasulullah SAW.   Beliau bertanya mengenai hari tersebut,
          Meskipun  bentuk  ibadahnya  ber-  diutus sebagai rahmat untuk seluruh   dan beliau diberi tahu bahwa pada hari itu
        beda, tetapi esensinya tetap sama. Oleh   umat manusia, maka merupakan suatu   Allah SWT menyelamatkan Nabi mereka,
        karena itu, berpuasa, memberi makan   keharusan, tidak saja atas muslimin   yakni Musa as, dan menenggelamkan
        fakir miskin, berkumpul untuk melan-  tetapi juga semua umat manusia untuk   musuhnya. Karena itulah mereka berpuasa
        tunkan pujian kepada Nabi SAW., atau   merayakan kehadirannya. Sayangnya,   pada hari tersebut untuk bersyukur kepada
        berkumpul  untuk  mengingat  perilaku   masih ada sebagian muslim yang tampil   Allah swt atas karunia ini.(5) Pada saat itu
        dan  budi  pekerti  baiknya,  semuanya   menolak  perintah  Allah  swt  untuk   juga Nabi SAW. menanggapinya dengan
        dapat dipandang sebagai cara menaruh   bersuka  ria  atas  kelahiran  Nabi-Nya.   hadis yang terkenal, “Kita lebih berhak atas
        perhatian khusus pada hari tersebut.(4)  Nabi SAW.                       Musa as daripada kalian,” dan beliau pun
                                                                                 melakukan puasa pada hari itu dan hari
        Bukti  Ketiga  :  Allah  swt  Berfirman,   Bukti Ke-Empat :Memperingati Peris-  sebelumnya. (*)






























      12   Majalah Komunitas Sabilillah
           Edisi 125 / Februari 2015 / Thn: 07
   7   8   9   10   11   12   13   14   15   16   17