Page 7 - Edisi 125 Februari 2015 | Majalah Komunitas LAZIS Sabilillah Malang
P. 7
O l e h :
H. Anas Basori Alwi
(Bagian 2)
SYARAT MENJADI WALI NIKAH ganti wali tersebut.
Walaupun sudah termasuk golongan yang berhak menjadi
wali nikah, belum sah menjadi wali nikah sampai syarat-syarat Artinya: Apabila wali nasab terdekat bepergian dalam
berikut terpenuhi: jarak dua marhalah (qashar) atau lebih jauh dan tidak ada
1. Islam (beragama Islam). Tidak sah wali kafir selain status kematiannya serta tidak ada wakilnya yang hadir dalam
kafir Kitabi (Yahudi dan Kristen boleh menjadi wali). menikahkan perempuan di bawah perwaliannya maka Sultan
2. Aqil (berakal sehat). Tidak sah wali yang akalnya rusak. (Wali Hakim) dapat menikahkan perempuan itu. Bukan wali
3. Baligh (sudah usia dewasa) tidak sah wali anak-anak. jauh walaupun kepergiannya lama dan tidak diketahui tempat
4. Lelaki. Tidak sah wali perempuan. dan hidupnya. Hal itu karena tetapnya status kewalian wali
Menurut Ibnu Qudamah dalam kitab Al-Mughni menyatakan yang sedang pergi. Namun yang lebih utama meminta ijin
bahwa sah hukumnya seorang ayah nonmuslim menjadi wali pada wali jauh untuk keluar dari khilaf ulama.[5]
nikah untuk putrinya yang menikah dengan pria muslim. Hal
ini berdasarkan pendapat dari madzhab Hanafi dan Syafi›i. AKAD NIKAH (IJAB KABUL)
Ibnu Qudamah berkata: Prosesi akan nikah terpenting adalah ijab kabul (qobul). Di
mana wali calon mempelai perempuan menikahkan putrinya
WALI HAKIM dengan calon pengantin laki-laki (ijab) dan calon pengantin
Wali hakim dalam konteks Indonesia adalah pejabat yang laki-laki menjawabnya (kabul/qobul) sebagai tanda menerima
berwenang menikahkan. Yaitu, hakim agama, petugas KUA, pernikahan tersebut . Wali juga dapat mewakilkan pada wakil
naib, modin desa urusan nikah.(berdasarkan Peraturan Pe- wali yang ditunjuk wali untuk menikahkan putrinya. Yang
merintah No. 1 Tahun 1952) bertindak sebagai wakil biasanya petugas KUA atau tokoh
Wali hakim baru boleh menjadi wali nikah dalam 3 hal agama setempat.
sebagai berikut:
A. TEKS BACAAN AKAD NIKAH LANGSUNG OLEH
WALI DARI ANAK ZINA WALI DALAM BAHASA ARAB
Seorang anak zina perempuan nasabnya dinisbatkan pada Teks latin: Ankahtuka wa zawwajtuka binti [sebutkan na-
ibunya. Karena ibu tidak dapat menikahkan, maka wali hakim manya] bimahri [sebutkan jumlah maskawin] hallan.
yang dapat menjadi walinya. Artinya: Aku menikahkanmu dengan putriku bernama [se-
butkan nama] dengan maskawin [sebutkan jumlah maskawin].
SEMUA WALI TIDAK ADA
Wali hakim dapat menjadi wali nikah apabila semua wali B. TEKS BACAAN AKAD NIKAH OLEH WAKIL WALI
nikah tidak ada. DALAM BAHASA ARAB
Menjadi wakil dari wali teksnya sama saja. Perbedaannya
WALI TIDAK ADA SETUJU TANPA ALASAN SYAR›I adalah tambahan kata «muwakkili» (yang mewakilkan padaku)
Wali hakim juga dapat menjadi wali nikah apabila semua Teks latin: Ankahtuka wa zawwajtuka binti [sebutkan na-
wali nikah yang ada menolak menikahkan dengan alasan yang manya] muwakkili bimahri [sebutkan jumlah maskawin] hallan.
tidak sesuai syariah.[4] Artinya: Aku menikahkanmu dengan perempuan bernama
[sebutkan nama] yang walinya mewakilkan padaku dengan
WALI PERGI DALAM JARAK QASHAR maskawin [sebutkan jumlah maskawin].
Apabila wali yang terdekat pergi dalam jarak perjalanan
qashar (dua marhalah), maka wali hakim boleh menjadi peng- (Bersambung)
Majalah Komunitas Sabilillah 7
Edisi 125 / Februari 2015 / Thn: 07

