Page 9 - Edisi 125 Februari 2015 | Majalah Komunitas LAZIS Sabilillah Malang
P. 9
(Bagian 3) Abdul Adzim Irsad
o l e h :
TIDAKLAH berlebihan jika kemudian anggota TNI Kodam V Brawijaya, dengan Ulama’ (UNU), yang merupakan cikal
tokoh-tokoh NU merasa bangga terhadap pangkat terakhir Mayor. bakal berdirinya Unsuri (Universitas Su-
KH Usman Mansur. Salah satunya bukti Jika melihat sosok KH Usman Man- nan Giri). Kampus ini pernah menjadi ke-
kebanggaanya ialah, menamakan sebuah sur sang pejuang, kuat, gagah berani di banggaan kaum Nahdiyin. Kampus UNU
aula tempat pertemuan dengan “ Aula KH medan laga. Teringat sosok KH Hasyim menjadi koordinator beberapa fakultas
Usman Mansur”. Asaary sang Kyai, sekaligus guru dari KH yang ada dibeberapa daerah Jawa Timur,
KH Usman Mansor mengabdikan dirinya Usman Mansur. KH Usman Mansur per- seperti; Malang, Surabaya, Ponorogo. KH
untuk NU. Dalam stuktur ke-NU-an, beliau nah mengatakan:”saya itu setelah tamat Usman Mansur pernah menjadi dekan di
pernah menjadi Ketua GP Ansor Cabang belajar di Madrasah Muallimin Jagalan, IAIN Sunan Ampel Surabaya.
Malang. Sebagai Ketua GP Ansor tidak saya belajar kepada KH Hasyim Asaary Selanjutnya, di tetapkanya UNU
mendapatkan gaji, justru berdarah-darah di Tebur Ireng”. Menariknya, KH Usman menjadi UNSURI (Universitas Sunan
memperjuangkan bangsa Indonesia dari Mansur itu memiliki ilmu laduni (ilmu Giri) Surabaya berdasarkan SK PP LP
penjajahan Belanda dan Jepang. Beliau juga ngoiru muktasab). Beliau sering blusukan Maarif NU. Kemudian tanggal 20 juli,
pernah menjadi ketua Takmir Masjid Jamik kepada ulama-ulama untuk mendapatkan 1976 M ditetapkan sebagai hari lahir
Kota Malang. KH Usman Mansur pernah ilmu yang bermanfaat. (dies natalis Unsuri Surabaya). Dengan
mengatakan:”saya merasa bangga menjadi Kesungguhan, dan ke-ihlasan KH Us- demikian, kampus yang berada di Malang
Takmir Masjid Jamik, karena tidak ada man Mansur di dalam berjuang untuk Islam berubah menjadi UNISMA (Universitas
bayaranya, dan ini menjadi pengabdikanku dan NU, dan Indonesia. Teringat pula hadis Islam Malang). Itu semua tidak lepas dari
2
kepada Allah SWT”. 1 Rosulullah SAW yang artinya:”orang muk- tangan dingin KH Usman Mansur yang
Sebagai seorang ulama (agamawan) min yang kuat itu lebih disukai Allah SWT ingin melihat NU itu berjaya.
pejuang, dai, pengajar, beliau lebih dari pada yang lemah (HR Muslim). KH Jadi, ketika melihat kampus megah
mengedepan ke-ihlasan dalam beramal Usman Mansur itu kuat fisiknya, gagasan, berwarna hijau NU, teringat sosok KH
bukan pragmatis. Persis seperti yang serta mampu mengaplikasan gagasan- Usman Mansur sang perintis. Beruntung
disampaikan oleh Imam Al-Ghozali:” nya dalam praktek kehidupan sehar-hari sekali KH Usman Mansur, karena rintisan
Ihlas itu ialah meninggalkan ihlas de- sebagai seorang mukim sejati. Beliau itu sekarang benar-benar menjadi nyata.
ngan Ihlas”. Ibarat menanam padi, se- melaksanan sunnah Rosulullah SAW Ribuan mahasiswa belajar ilmu agama,
cara otomasti tumbuh pula rerumputan. melalui perjuangan, bedakwah di Masjid hadis, tafsir, fikih. Maka sejumlah itu pula
Sebaliknya, jika menanam rumput, maka dan dikampus, membuka pengajian, dan pahala yang diperoleh oleh KH Usman Man-
tidak akan tumbuh padi. mengadakan kajian-kajian ilmiyah, serta sur. Terkait dengan itu, Nabi-pun memuji
Begitulah kira-kira ke-ikutsertaan KH menulis karya ilmiyah. orang-orang yang merintis kebaikan karena
Usman Mansur dalam semua kegiatan Bentuk cinta terhadap Rosulullah SAW, Allah SWT:”barang siapa yang merintis
ke-NU-an, tidak pernah pamrih. Men- KH Usman Mansur ikut serta melawan sunnah (jalan) kebaikan dalam islam, maka
ariknya, KH Usman Mansur yang me- penjajahan Belanda dan Jepang. Inilah ia akan mendapatkan pahala, juga mem-
mang memiliki dasar-dasar ke-militeran yang disebut dengan “jihad di jalan Allah perolah pahalanya orang yang melakukan
dan memiliki leadership (kepemimpinan) SWT” yang sesungguhnya. Musuh-musuh setelahnya” (HR. Baihaqi).
yang baik, beliaupun ikut serta berjuang Islam secara nyata, dan sengaja melaku- Kalau keliling di kampus UNISMA,
mengusir penjajah dari bumi Arema. kan kristenisasi terhadap masyarakat akan melihat foto beliau dipampang di
Beliau pernah menjadi Komandan Laskar muslim Malang Raya. Tidaklah berlebi- gedung rektorat. Dan, jika UNISMA
Sabilillah menemani KH Maskur sang han jika kemudian KH Hasyim Asaary mengadakan acara-acara penting, seperti;
pemimpin. Sebagai seorang prajurit, KH mengajak masyarakat Nahdiyin melawan mengundang dan menyambut Dahlan
Usman Mansur selalu ikut dalam setiap Belanda hingga titik darah penghabisan. Iskan, Mahfud MD, Wali Kota, dll, selalu
pertempuran, di Surabaya (10 Novemper) Sampai-sampai, NU mengeluarkan fatwa dilaksanakan di gedung yang bernama
di Surabaya, juga di kota Malang. Beliau “Resolusi Jihad” untuk melawan penjajah. Aula KH Usman Mansur.
KH Usman Mansur itu juga salah satu (bersambung)
1 . KH Abdullah Fakih, perintis berdirinya Universitas Nahdhotul
23/11/1014. 2 . Majalah Aula, April 2014. Hlm 44
Majalah Komunitas Sabilillah 9
Edisi 125 / Februari 2015 / Thn: 07

