Page 50 - E-MODUL MEKANIKA ANALITIK
P. 50
1 1
̇
̇
2 2
2 2
( ) − ( (1 − cos )) ( ) − ( (1 − cos ))
2 = 2
̇
̈
2
− sin =
̈
− sin =
Dengan mengasumsikan bahwa nilai ≫ nilai nya sangat kecil, maka :
̈
− =
̈
+ = 0 5
Persamaan diatas membentuk fungis Persamaan Diferensial Orde 2 Linier.
Persamaan tersebut kemudian diselesaikan sebagai berikut:
2
̈
+ = 0 Dengan = , dan kita
̈
2
ketahui bahwa = ,
2
2
̈
+ = 0 maka, = .
2
( + ) = 0
Kemudian kita faktorkan untuk mendapatkan akar-akar penyelesaiannya.
Karena suku tersebut tidak dapat difaktorkan menggunakan pemfaktoran
biasa, kita gunakan rumus abc untu menemukan akar-akarnya.
2
+
Dari fungsi tersebut, kita ketahui bahwa nilai : a=1, b=0, c=g/l
2
− ± √ − 4
2
50

