Page 35 - E - Modul Sistem Pencernaan by Farah Fatimatuzzahro'
P. 35
Pedoman menu seimbang berbentuk kerucut. Dasar kerucut (tingkat ke-1) terdiri atas
bahan makanan sebagai sumber energi yang secara proporsional paling banyak dikonsumsi setiap
hari. Di bagian tengah kerucut (tingkat ke-2) terdiri atas bahan makanan sebagai zat pengatur.
Bagian tengah kerucut selanjutnya (tingkat ke-3) terdiri atas bahan makanan sebagai zat
pembangun. Sementara itu, di bagian kerucut paling atas (tingkat ke-4) terdiri atas bahan penyedap
makanan seperti gula, minyak, dan garam.
Garam, gula, lemak dan
minyak (dibatasi)
Protein hewani (2-3 porsi) dan
protein nabati (2-3 porsi)
Buah (3-5 porsi) dan
sayuran (2-3 porsi)
Karbohidrat
(3-8 porsi)
Gambar 12. Piramida makanan
Sumber : freepik.com
Porsi Makanan Sehari – hari
Porsi makanan per hari yang dianjurkan untuk orang dewasa, yaitu:
Porsi makanan pokok : 300 - 500 gram beras atau 3-5 piring nasi. Sebagian beras
dapat diganti dengan jenis makanan pokok lainnya.
Porsi lauk meliputi: a) Lauk hewani: 100 gram (2 potong) ikan/daging/ayam. b)
Lauk nabati: 100-150 gram (4-6 potong) tempe atau tahu;
Porsi sayuran dalam bentuk tercampur: 150-200 gram (1.5 - 2 mangkok).
Porsi buah : 200 - 300 gram (2-3 potong). Porsi susu atau hasil olahan susu 1-2
gelas.
Di samping kelima golongan tersebut di atas, dalam menu sehari-hari biasanya
mengandung gula, minyak, dan garam. Gula yang dikonsumsi rata-rata 25 - 35 gram
(2,5-3,5 sendok makan), minyak sebanyak 25-50 gram (2,5-5 sendok makan), garam
yang dikonsumsi rata rata 5 gram (1 sendok teh) yang telah tercampur dalam makanan.
34 | E – M O D U L S I S T E M P E N C E R N A A N X I - M I P A

