Page 148 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 148

Bab 2 Besaran-Besaran Gerak




                          Saat akan lepas landas, pesawat harus berlari dulu di landasan hingga
                          mencapai kelajuan tertentu. Saat kelajuan inilah pesawat baru boleh lepas
                          dari  tanah  (Gambar  2.21).  Untuk  pesawat  Airbus  A320,  kelajuan  saat
                          lepas  landas  sekitar  80  m/s.  Panjang  landasan  Hussein  Sastranegara,
                          Bandung  adalah  2.250  meter.  Berdasarkan  peraturan,  pesawat  hanya
                          menggunakan  sekitar  75%  panjang  landasan  untuk  tinggal  landas
                          (takeoff) dan menyisakan sekitar 25% panjang landasan untuk jaga-jaga
                          kalau gagal tinggal landas. Sedangkan pada proses pendaratan pesawat
                          dapat menggunakan seluruh panjang landasan.




                                                                        Tinggal landas






                                                                                75%           25%


                                                                        Pendaratan



                  Gambar 2.21 (kiri)Pesawat Airbus A320 sedang lepas landas di bandara Husein Sastranegara, Bandung.
                  (kanan) lindaran pesawat saat tinggal landas dan saat pendaratan.



                         a)  Agar pesawat Airbus A320 lepas landas dari bandara tersebut, berapa
                             percepatan minimum pesawat?

                         b)  Saat mendarat, kelajuan pesawat ini saat menginjak landasan sekitar
                             245  km/jam.  Berapakah  percepatan  pengereman  agar  pesawat
                             mendarat aman di landasan Hussein Sastranegara?



                         Jawab

                         a) Percepatan minimum pesawat

                         Karena  pesawat  bergerak  pada  landasan  yang  lurus  maka  kita  dapat
                         sederhanakn menjadi kasus satu dimensi (gerak linier). Untuk kasus satu
                         dimensi persamaan (2.40) dapat ditulis menjadi






                                                            135
   143   144   145   146   147   148   149   150   151   152   153