Page 195 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 195

Bab 3 Gerak Dua Dimensi





                                         gX  2   
                                   Xz         Y   Y  1 z
                                                  
                                                         
                                      
                                                            2
                                                  
                                        
                                          v 0 2  
                          Kita kuadrat sisi kiri dan kanan sehingga

                                                gX  2       gX  2   2
                                                          
                                   X  2 z  2X  2   Y   z   2   Y     Y  2  1 z  2 
                                       2
                                              
                                                            
                                                v 0         v 0    



                                                                  
                                                 2 
                                                                                   
                                   X  2  Y  2 z 2   X  gX  2  Y   z    gX  2  Y     2  Y  2    0
                                                              
                                                    
                                                                   
                                                      v 0 2       v 0 2       
                                                                  
                                                                                   
                          Solusi untuk z adalah

                             gX  2            gX  2   2               gX  2   2  
                                     
                        2X   v 2   Y   4X    v 2   Y     ( 4 X  Y  2 )   v 2   Y    Y 
                                                                                       2
                                                                2
                                             2
                                                        
                           
                                     
                                                                                 
                                                        
                                                                                        
                                                                       
                   z  2 , 1      0            0  ( 2 X  Y  2 )      0                (3.30)
                                                        2

                                   Ada  dua  solusi  yang  diberikan  oleh  persaman  di  atas.  Tetapi
                          mengingat  z    sin   2   maka nilai  z hanya boleh berada antara 1 dan  -1.
                          Dari dua solusi di atas, jika dua nilai z berada antara -1 sampai 1 maka
                          kedua solusi benar. Ini berarti ada dua sudut penembakan agar mengenai
                          sasaran. Namun, jika salah satu nilai z tidak berada antara -1 sampai 1
                          maka hanya solusi antara -1 sampai 1 yang digunakan. Ini artinya, hanya
                          satu kemungkina sudut tembakan yang dapat mengenai sasaran. Setelah
                          kita peroleh z maka sudut  dapat dihitung dengan mudah.



                          Contoh 3.1

                                                                                         
                                                                                                ˆ
                                   Sasaran yang akan ditembak berada pada posisi  r        400 i  00 ˆ j   m.
                                                                                         s
                          Berapa  sudut  tembak  agar  peluru  yang  memiliki  laju  awal  100  m/s
                          mengenai sasaran?


                                                            181
   190   191   192   193   194   195   196   197   198   199   200