Page 211 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 211

Bab 3 Gerak Dua Dimensi




                                   Peluru  kendali  dapat  dipandang  sebagai  peluru  yang  dapat
                          mengenai  sasaran  yang  sedang  terbang.  Ketika  melihat  sasaran  maka
                          peluru  terus  bergerak  mengikuti  sasaran.  Jika  sasaran  berbelok  maka
                          peluru akan ikut berbelok sehingga makin lama jarak peluru ke sasaran
                          makin dekat. Di sini kita membuat persamaan sederhana tentang peluru
                          kendali. Kita turunkan persamaan untuk untuk peluru anti rudal. Rudal
                          ditembakkan  dengan  kecepatan  awal  tertentu  sehingga  bergerak  dalam
                          lintasan parabola. Kemudian beberapa saat berikutnya peluru kendali anti
                          rudal ditembakkan untuk meledakaan rudal di udara.

                                   Untuk menurunkan persamaan kita gunakan arumsi berikut ini:


                              a)  Peluru kendali ditembakkan pada pusat koordinat.


                              b)  Rudal ditembakkan dari posisi awal xr0 dan yr0 = 0. Peluru kendali
                                  dan rudal bergerak dalam bidang vertikal yang sama


                              c)  Rudal ditembakkan pada saat t = 0


                              d)  Peluru kendali ditembak pada saat tp0.

                              e)  Laju  peluru  kendali  selalu  konstan.  Artinya  peluru  kendali
                                  dilengkapi  dengan  mesin  berbahan  bakar  sehingga  bisa  terus
                                  diarahkan ke rudal pada kecepatan tinggi.

                              f)  Gaya gesekan udara dibaikan


                              g)  Arah  prluru  kendali  sama  dengan  vektor  penghubung  peluru
                                  kendali dengan rudal (liah Gambar 3.17)

                                                                                       ˆ
                                                                                    r 
                                   Anggap rudal ditembakkan dari posisi awal        r 0  x i  r 0  . Posisi rudal
                          tiap saat memenuhi persamaan

                                                                    1    
                                              ˆ
                                              i
                                   r r (t )   r r 0   v r 0 t cos  j ˆ v r 0 t sin   gt 2        (3.47)
                                                                      2    
                          Posisi peluru kendali tiap saat adalah



                                   
                                   r   ˆ x i  p (t )   ˆ y j  p (t )                        (3.48)
                                    p



                                                            197
   206   207   208   209   210   211   212   213   214   215   216