Page 285 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 285

Bab 4 Gaya




                                         
                                 F  m a  W



                                  90 (  5 , 1  ˆ ) j  90 ( 10 ˆ ) j


                                  765 ˆ j   N




                                   Kasus  khusus.  Ada  beberapa  eksperimen  menarik  yang
                          menunjukkan  bahwa  pada  sejumlah  material  gaya  gesekan  statis
                          maksimum  tidak  berbanding  lurus  dengan  gaya  normal,  tertapi
                          berbanding lurus dengan gaya normal pangat bilangan yang berbeda dari
                          satu.  Sebagai  contoh,  Konecny  melakukan  sejumlah  percobaan  yang
                          menunjukkan  sedikit  deviasi  dari  rumus  tersebut  [V.  Konecny,  On  the
                          First  Law  of  Friction,  American  Journal  of  Physics  41,  588  (1973)].  Dia
                          mendapatkan hubungan antara gaya sesekan statis maksimum dengan
                          gaya normal sebagai berikut



                                    f s, maks    N                                         (4.51)
                                             s



                          dengan kontanta      = 0,910,01. Jadi kebergantungan gaya gesekan statis
                          maksimum  terhadap  gaya  normal  lebih  lemah  daripada  persamaan
                          sebelumnya.



                          Gaya Gesekan yang Bergantung Laju

                                   Gaya  gesekan  pada  benda  bergerak  (gaya  gesekan  kinetik)  yang
                          kita bahas di atas semata-mata berasal dari gesekan dua permukaan yang
                          bersentuhan.  Namun,  gaya  gesekan  yang  dialami  benda  bergerak  tidak
                          selalu dari dua permukaan yang bersentuhan. Tanpa ada permukaan yang
                          bersentuhan  pun  gaya  gesekan  bisa  muncul.  Misalnya  benda  yang
                          bergerak  di  udara  mengalami  gaya  gesekan.  Gaya  gesekan  tersebut
                          muncul akibat gesekan permukaan benda dengan molekul udara. Benda
                          yang  bergerak  dalam  air  juga  mengalami  gaya  gesekan  akibat  akibat
                          tumbukan  permukaan  benda  dengan  molekul  air.  Jadi,  secara  umum
                          benda  yang  bergerak  di  dalam  fluida  (air  dan  udara)  mengalami  gaya
                          gesekan yang berlawanan dengan arah gerak.



                                                            271
   280   281   282   283   284   285   286   287   288   289   290