Page 303 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 303

Bab 4 Gaya




                         Udara yang berpusar di ujung sayap mendapat energi dari pesawat. Jadi,
                         sebagaian  bahan  bakar  pesawat  digunakan  untuk  membuat  udara
                         berpusar  di  ujung  sayap.  Jika  dianggap  kecepatan  pusaran  udara  yang
                         dihasilkan  ujung  runcing  maupun  winglets  sama,  maka  energi  kinetik
                         pusaran akan sebanding dengan volum udara yang berpusar. Jika volum
                         udara  yang  berpusar  lebih  besar  maka  lebih  banyak  energi  dari  bahan
                         bakar pesawat yang diambil sehingga pesawat lebih boris. Tampak pada
                         Gambar 4.37 bahwa volume pusaran yang dihasilkan sayap winglets lebih
                         kecil sehingga hanya sedikit energi bahan bakar pesawat yang digunakan
                         untuk menghasilkan pusaran udara. Akibatnya pesawat lebih hemat bahan
                         bakar.


                                Teknologi  winglets  mungkin  diilhami  oleh  bentuk  sayap  burung.
                         Sebagian  jenis  burung  memiliki  sayap  yang  sedikit  melengkung  ke  atas
                         pada bagian ujungnya (Gambar 4.37). Para ahli bertanya, mengapa sayap
                         bentuknya  demikian?  Atas  pengamatan  tersebut  dilakukan  perhitungan
                         dan  ternyata  diperoleh  bahwa  lekukan  ujung  sayap  berguna  untuk
                         mengurangi  gaya  hambat  oleh  udara.  Teknologi  yang  dibangun  dengan
                         meniru apa yang ada di alam (yang dimiliki mahkluk hidup lain) dinamakan
                         biomimicking. Perlu kita sadari bahwa bentuk mahkluk hidup yang ada saat
                         ini adalah bentuk terbaik sebagai hasil evolusi jutaan tahun. Sedangkan
                         rancangan  manusia  langsung  hanyalah  buah  pemikiran  beberapa  tahun
                         atau beberapa puluh tahun.



                          Beberapa Kasus Khusus Gaya Gesekan

                                   Berikutnya  kita  akan  bahas  beberapa  kasus  khusus  yang
                          berkaitan  dengan  gaya  gesekan.  Sebagian  mengandung  operasi
                          matematika yang rumit. Jika menemukan bagian yang rumit, kalian dapat
                          melewatinya karena tidak akan mengurangi pemahaman kalian tentang
                          gaya gesekan. Apa yang dipelejari haingga bagian di atas sudah cukup.
                          Kasus  khusus  dijelaskan  di  sini  untuk  memberikan  pemahaman  pada
                          kalian  bahwa  konsep  gaya  gesekan  merupakan  konsep  yang  penting.
                          Konsep tersebut banyak digunakan dalam teknologi juga.




                          Gaya Hambat pada Perenang [A.Bellemans, Drag force exerted by water
                          on the human body, American Journal of Physics 49, 367 (1981)]

                                   Clarys and Jaiskoot melakukan percobaan pada sebuah deck yang
                          memiliki panjang 200 m dan lebar 4 meter di mana sebanyak 43 perenang
                          laki-laki dilibatkan dalam percobaan tersebut [J.-P. Clarys and J. Jiskoot,
                          Sceinces et Motricite 1, 71 (1978)]. Gaya hambat oleh air pada penenang
                          diukur ketika laju perenang berada dalam rentang antara 1,5 sampai 1,9


                                                            289
   298   299   300   301   302   303   304   305   306   307   308