Page 33 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 33

Bab 1 Besaran dan Satuan









































               Gambar 1.13. Sejumlah bentuk jangka sorong. Semua jangka sorong memiliki skala pada batang tetap. Skala ini
               dikenal dengan skala utama. Bagian yang digeser juga memiliki skala. Skala pada bagian yang digeser bermacam-
               macam. Ada yang digores langsung pada bagian yang digeser (kiri atas), ada yang berupaka skala jarum (kanan
               atas), atau skala digital (bawah) (dari berbagai sumber).



                              Kita akan mempelajari cara membaca jangka sorong jenis lama. Jangka
                       sorong  tersebut  memiliki  skala  nonius  berupa  goresan  pada  bagian  yang
                       digeser. Cara membaca skala jangka sorong terebut sebagai berikut.

                       1) Amati, berapa nilai terkecil skala nonius (lihat Gambar 1.14).

                         i.   Jika  jumlah  skala  ninius  adalah  10  maka  nilai  terkecil  skala  tersebut
                              adalah 1 mm/10 = 0,1 mm (Gambar 1.14 atas)
                        ii.   Jika  jumlah  skala  ninius  adalah  20  maka  nilai  terkecil  skala  tersebut
                              adalah 1 mm/20 = 0,05 mm (Gambar 1.14 tengah)
                        iii.   Jika  jumlah  skala  ninius  adalah  50  maka  nilai  terkecil  skala  tersebut
                              adalah 1 mm/50 = 0,02 mm (Gambar 1.14 bawah)

                       2) Amati skala utama yang tepat dilewati skala nol nonius.
                         i.   Pada Gambar 1.14 atas, skala utama yang tepat dilewati adalah 40 mm
                              + 2 mm = 42 mm
                        ii.   Pada Gambar 1.14 tengah, skala utama yang tepat dilewati adalah 5 mm
                                                             20
   28   29   30   31   32   33   34   35   36   37   38