Page 430 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 430

Bab 5 Kerja dan Energi




                         beban  yang  ditarik  memiliki  berat  yang  melampuaui  kemampuan
                         maksimum tali maka tali akan putus. Ketika memasuki lift suatu gedung,
                         kita  mendapat  informasi  yang  ditempel  di  dinding  lift  tentang  jumlah
                         maksimum  orang  yang  bisa  berada  dalam  lift.  Ini  berkaitan  dengan
                         kemapuan rantai penarik lift. Jika jumlah orang yang masuk melampuai
                         kekuatan  rantai  penarik  lift  maka  dikhawatirkan  rantai  lift  akan  putus.
                         Sebuah tali memiliki batas kemampuan maksimum 535 N. Tali tersebut
                         akan  digunakan  untuk  mengangkat  benda  yang  memiliki  massa  60  kg
                         menggunakan  katrol.  Yang  manakah  yang  akan  dipilih?  Apakah  katrol
                         tetap atau katrol bergerak?



                         Jawab

                         Berat benda adalah W = m g = 60  10 = 600 N. Jika kita menggunakan
                         katrol tetap maka gaya yang dikeluarkan sama dengan berat benda. Gaya
                         yang  dikeluarkan  persis  sama  dengan  tegangan  tali.  Jadi,  jika
                         menggunakan  katrol  tetap  maka  tegangan  tali  mencapai  600  N  dan  ini
                         melebihi kemampuan maksimum tali. Akibatnya tali akan putus.

                         Jika  kita  menggunakan  katrol  tetap  maka  gaya  yang  dikeluarkan  sama
                         dengan setengah berat benda. Tengan demikian, tegangan tali hanya 600/2
                         = 300 N. Gaya ini masih di bawah batas maksimum kekuatan tali sehingga
                         tali tidak putus.



                         Jadi dengan tali tersebut kita menggunakan sistem katrol bergerak.



                         5.13 Fisika di Sekitar Kita


                         Sekarang kita bahas beberapa fenomena fisika menarik di sekitar kita yang
                         berkaitan dengan kerja dan energi




                         5.13.1 Mengapa Tetes Air Berbentuk Bola?

                                  Ini fenomena yang kita amati sehari-hari. Percikan air membentuk
                         teses-tetes  berupa  bola.  Tetes  air  hujan  juga  berupa  bola.  Asalkan  gaya
                         kohesi antara molekul air lebih besar daripada gaya adhesi antara molekul
                         air  dengan  molekul  yang  bersentuhan  dengan  permukaan  maka  bentuk
                         bola lah yang  muncul.  Bentuk  yang sama  juga  diamati  pada  tetesan  air
                         raksa di atas permukaan kaca.


                                                            416
   425   426   427   428   429   430   431   432   433   434   435