Page 472 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 472

Bab 6 Momentum




                                       1
                                  K    (M   m   ' )v                                        (6.30)
                                                  2
                                       2


















                                                                                       v’ = 0
                                                      M





                      m                                                             M+m
                                v




                                                                                     h


                                                                v’


                  Gambar 6.12 Ayunan balistik digunakan untuk menentukan kecapatan peluru. Peluru menancap pada balok
                  yang tergantung diam. Peluru kemudian bergerak bersama balok. Dari ketinggian maksimum ayunan balok
                  maka  laju  awal  peluru  dan  balok  (setelah  peluru  menancap  ke  dalam  balok)  dapat  ditentukan  dengan
                  menggunakan hukum kekekalaan energi mekanik. Dari laju awal peluru dan balok setelah peluru menancap
                  ke dalam balok maka laju peluru dapat ditentukan dengan menggunakan hukum kekekalan momentum.




                                   Sejak  peluru  dan  balok  bergerak  bersama,  berlaku  hukum
                          kekekalan energi mekanik sehingga



                                                 1
                                   (M   m )gh   (M   m   ' )v
                                                            2
                                                 2




                                                            458
   467   468   469   470   471   472   473   474   475   476   477