Page 477 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 477

Bab 6 Momentum




                                        
                                   d p   F dt                                                (6.35)



                          Kita lakukan integral dari t1 sampai t2 sehingga diperoleh




                                        2 t  
                                        
                                   p   F dt                                                 (6.36)
                                         1 t



                          Karena gaya berlangsung sesaat, misalkan selama selang wakty t0 sampai
                          t0+, di mana di luar selang waktu tersebut gaya bernilai nol maka kita
                          dapat menulis




                                        0 t    0 t     2 t  
                                         
                                   p   F dt      F dt     F dt
                                         1 t     0 t    0 t  

                                      0 t      0 t     2 t
                                     
                                    0   dt     F dt     0  dt
                                      1 t      0 t     0 t  

                                     0 t   
                                      F dt
                                      0 t



                          Perubahan momentum dalam waktu yang sangat singkat tetapi nilainya
                          cukup besar dinamakan impuls. Jadi, impuls didefinisikan sebagai




                                      0 t   
                                   I     F dt                                               (6.37)
                                        0 t

                          di mana  adalah selang waktu yang sangat kecil.






                                                            463
   472   473   474   475   476   477   478   479   480   481   482