Page 481 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 481

Bab 6 Momentum




                          benda awal. Jika sejumlah gaya luar bekerja pada sistem benda, maka
                          pusat massa benda akan bergerak mengikuti kaidah seolah-olah resultan
                          gaya tersebut hanya bekerja pada pusat massa titik di pusat massa.

                                   Pada bagian ini kita akan membahas sedikit pusat massa benda
                          diskrit dan membahas cukup banyak pusat massa benda kontinu.




                          Pusat Massa Benda Diskrit

                                   Dalam membahas gerakan sejumlah benda, kadang kita tertolong
                          jika menggunakan konsep pusat massa. Misalkan kita memiliki beberapa
                          partikel  dengan  massa  m1,  m2,  ...  mn  (Gambar  6.17).  Partikel-partikel
                                                             
                                                                    
                                                          
                          tersebut berada pada posisi  r ,  r , ...  r . Pusat massa system tiga partikel
                                                          1
                                                              2
                                                                     n
                          tersebut didefinisikan sebagai

                                           
                                                  
                                        m r  m  r ...  m  r 
                                   r     1  1   2  2      n  n                               (6.38)
                                           m   m ...  m n
                                    pm
                                             1
                                                 2

                                                                     m
                             m 1                                       n



                                               
                     r 1                        r n








                                 
                                r 2



                                                 m 2




                  Gambar 6.17 Benda tidak berada pada satu garis lurus.




                                                            467
   476   477   478   479   480   481   482   483   484   485   486