Page 485 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 485

Bab 6 Momentum




                                   Pusat  massa  benda  yang  mengandung  lubang  dapat  pula
                          ditentukan dengan rumus serupa. Lubang dapat dianggap sebagai benda
                          yang memiliki massa negatif. Contoh pada Gambar 6.20 terdapat sebuah
                          cakram  homogen  dengan  jari-jari  R1  massa  awal  m1  (massa  sebebelum
                          adanya lubang). Pada cakram tersebut kemudian dibuat lubang dengan
                          jari-jari R2. Misalkan massa yang dibuang saat membuat lubang adalah m2.
                          Pusat  massa  cakram  berlubang  dihitung  dengan  menentukan  pusat
                          cakram asal (tanpa lubang) dan pusat lubang. Dalam perhitungan, massa
                          lubang diberi nilai negative. Rumus yang digunakan adalah



                                                
                                         m r  m  r
                                   r     1  1  2  2                                          (6.40)
                                    pm
                                          m   m 2
                                            1




                         m 1










                                                     - m 2




                     
                     r 1
                         
                         r 2



                  Gambar 6.20 Menentukan pusat massa benda berlubang.




                          6.8  Menentukan  Pusat  Massa  dengan  Metode
                          Integral

                                   Pencarian pusat massa menjadi lebih sulit untuk benda pejal yang
                          tidak  dapat  diukur  secara  langsung  seperti  yang  ditunjukkan  pada
                          Gambar 6.21. Misalkan kita hanya mengetahui massa jenis benda sebagai


                                                            471
   480   481   482   483   484   485   486   487   488   489   490