Page 663 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 663

Bab 9 Benda Tegar dan Elastisitas




                          bola adalah


                                   I   I PM   MD
                                                2
                                              2              7
                                              MR    MR      MR
                                                   2
                                                                   2
                                                          2
                                              5              5


                          9.5 Jari-jari Girasi

                                   Sekarang kita akan bahas satu besaran yang berkaitan langsung
                          dengan momen inersia, yaitu jari-jari girasi. Untuk memahami pentingnya
                          jari-jari girasi, perhatikan skema rangkaian polimer panjang seperti pada
                          Gambar       9.12.    Pertanyaan      berikutnya     adalah     bagaimanakah
                          mendefinsikan  ukuran  polimer  tersebut?  Apakah  jarak  antar  ujung
                          terjauh,  atau  antar  ujung  terdekat,  atau  rata-rata  ujung  terjauh  dan
                          terdekat? Ternyata yang lebih bermakna secara fisis adalah ukuran yang
                          memiliki keterkaitan dengan rotasi molekul. Jika molekul tersebut berada
                          dalam  medium  cair  maka  molekul  selalu  bergerak,  berubah  bentuk,
                          berotasi, dan sebagainya. Secara umum bentuk molekul tidak tetap tetapi
                          selalu  berubah  seriap  saat.  Dengan  demikian,  mendefinisikan  ukuran
                          molekul sebagai jarak posisi terjauh atau terdekat menjadi tidak realistis.
                          Dan besaran yang lebih realistis untuk mendefinisikan ukuran molekul
                          tersebut adalah jari-jari girasi. Apa itu jari-jari girasi?


                                   Jika sebuah benda titik yang memiliki massa M yang berjarak R
                          dari sumbu putar maka momen inersia benda tersebut memenuhi I = MR .
                                                                                                         2
                          Namun jika benda bukan titik maka  momen inersianya terhadap pusat
                          massa memiliki bentuk yang bermacam-macam bergantung pada bentuk
                          benda.  Jari-jari  girasi  didefinsikan  sebagai  berikut.  Misalkan  sebuah
                          benda benda memiliki momen inersia  I terhadap suatu sumbu. Apabila
                          benda bukan titik tersebut diperas menjadi sebuah titik, berapakah jarak
                          titik tersebut dari sumbu yang sama agar momen inersianya sama dengan
                          momen  inersia  benda  awal  (Gambar  9.13).  Jarak  inilah  yang  disebut
                          jari-jari  girasi.  Karena  benda  sudah  diperas  menjadi  titik  massa  maka
                                                                 2
                          momen  inersianya  memenuhi  MR .  Karena  momen  inersianya  harus
                                                                 g
                          sama  dengan  momen  inersia  benda  awal  maka  diperoleh  persamaan
                              2
                           MR    I   atau
                              g


                                           I
                                   R                                                         (9.12)
                                     g
                                          M


                                                            650
   658   659   660   661   662   663   664   665   666   667   668