Page 658 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 658

Bab 9 Benda Tegar dan Elastisitas




                                              1
                                               (L   ) a  a 3 
                                                        3
                                              3



                          Karena massa jenis batang konstan maka massa batang adalah M = L.
                          Dengan demikian, momen inersia dapat ditulis sebagai



                                       1    L
                                                    3
                                   I        (L   ) a  a 3 
                                       3 L


                                              1 M
                                                 (L   ) a  a 3 
                                                         3
                                              3 L



                          Sekarang kita tinjau dua kasus khusus yaitu jika sumbu berada di salah
                          satu ujung dan berada di tengah-tengah batang. Jika sumbu berada di
                          salah satu ujung maka a = 0 sehingga



                                       1 M
                                                   3
                                   I       ( L  ) 0  0 3 
                                       3 L

                                              1 M
                                                  
                                                    3
                                                   L
                                              3 L
                                              1
                                              ML
                                                  2
                                              3


                          Jika  sumbu  berada  di  tengah-tengah  batang  maka  a  =  L/2  sehingga
                          momen inersia menjadi



                                       1 M
                                   I       (L  L  ) 2 /  3   (L  ) 2 /  3 
                                       3 L




                                                            645
   653   654   655   656   657   658   659   660   661   662   663