Page 675 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 675

Bab 9 Benda Tegar dan Elastisitas




                                             f  R
                                            s                                              (9.20)
                                        I  pm  I  pm




                                   Selama  roda  menggelinding  murni  (tanpa  terjadi  slip),  gaya
                          gesekan antara roda dengan jalan adalah gaya gesekan statik. Telah kita
                          pelajari  bahwa  untuk  gaya  gesekan  statik  berlaku  hubungan  fs    sN,
                          dengan s koefisien gesekan statik dan N gaya normal yang bekerja pada
                          roda. Substitusi hubungan ketidaksamaan ini ke dalam persamaan (9.20)
                          diperoleh



                                       (  N) R
                                        s                                                   (9.21)
                                         I  pm




                          Persamaan (9.21) menyatakan bahwa percepatan rotasi roda  agar tidak
                          selip memiliki batas maksimum. Nilai terbesar percepatan rotasi yang bisa
                          dimiliki roda agar tidak selip adalah




                                            NR
                                          s                                                 (9.22)
                                     maks
                                            I  pm



                                   Pada  bab  sebelumnya,  kita  sudah  membahas  hubungan  antara
                          percepatan  rotasi  dan  percepatan  translasi,  yaitu  a  =  R.  Percepatan
                          translasi  maksimum  agar  roda  tidak  selip  adalah  amaks  =  maksR.
                          Persamaan  ini  mengisyaratkan  bahwa  percepatan  maksimum  yang
                          diijinkan agar tidak terjadi selip sangat ditentukan oleh koefisien gesekan
                          antara roda dengan jalan. Koefisien gesekan mengecil jika jalan licin atau
                          ban kendaraan aus. Itu sebabnya mengapa saat hujan kendaraan sangat
                          mudah tergelincir.

                                   Kondisi terjandinya selip dan tidak selip dapat diringkas sebagai
                          berikut:

                          a)  Roda tidak mengalami selip atau menggelinding murni jika




                                                            662
   670   671   672   673   674   675   676   677   678   679   680