Page 751 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 751
Bab 10 Fluida
dengan
F1 adalah gaya yang diberikan pada piston kecil
F2 adalah gaya yang dihasilkan di piston besar
A adalah luas penampang piston besar (m )
2
a adalah luas penampang piston kecil (m )
2
Persamaan (10.15) menginformasikan ke kita bahwa dengan membuat
ukuran piston besar jauh lebih besar daripada ukuran piston kecil maka kita
dapat menghasilkan gaya yang sangat besar pada piston besar hanya dengan
pemberian gaya yang kecil pada piston kecil. Sebagai contoh, untuk A/a = 800,
maka dengan F1 = 15 N kita menghasilkan F2 = 12.000 N. Gaya 15 N sama
dengan berat benda yang bermassa 1,5 kg. Gaya 12.000 N kira-kiraseberat
mobil Avanza. Jadi, dengan gaya yang setara berat benda 1,5 kg yang diberikan
di piston kecil kita dapat mengangkat mobil Avanza dengan mudah.
Gambar 10.19 adalah contoh aplikasi hukum pascal. Semua penggerak
hidrolik memanfaatkan hukum pascal. Dengan hukum pascal maka benda
yang berat dapat digerakkan dengan gaya tidak terlalu besar. Pada kebanyakan
mobil saat ini, hampir semua sistem pengereman menggunakan sistem
hidrolik. Dengan sedikit injakan pada pedal rem, maka mobil dapat dihentikan
dengan mudah walaupun sedang melaju pada kecepatan tinggi. Termasuk
mobil dengan bobot besar seperti mobil kontainer.
Saat ini sistem hidrolik mulai luas digunakan dalam pesawat-pesawat
terbaru. Gambar 10.20 adalah contoh sistem hidrolik yang digunakan pada
pesawat Airbus A380. Pesawat ini merupakan pesawat komersial terbesar yang
ada saat ini. Pesawat ini dapat mengangkut hingga 850 orang penumpang.
Contoh 10.9
Dongkrak hidrolik pada tempat cuci mobil memiliki pipa (piston) pengangkat
yang memiliki jari-jari 10 cm. Pipa tersebut didorong oleh sejenis oli. Oli dalam
pipa dihubungkan dengan kompresor gas. Gas dari kompresor tersebut yang
memberi tambahan tekanan pada oli sehingga dapat menaikkan dan
menurunkan kendaraan yang dicuci. Berapakah tekanan gas dalam kompresor
agar dapat mengangkat mobil yang memiliki massa 1.000 kg?
Jawab
Luas penampang pipa pengangkat mobil adalah A1 = (0,1) = 0,01. Gaya
2
yang harus ditahan pipa dongkrak sama dengan berat mobil, yaitu F1 = Wmobil =
mmobilg = 1.100 10 = 11.000 N. Untuk menghasilkan gaya tersebut
dibutuhkan tambahan tekanan P = F2/A2 = 11.000/0,01 = 11.000/(0,01
3,14) = 350.318 Pa. Tambahan tekana tersebut berasal dari udara dalam
738

