Page 179 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 179

Bab 2 Potensial Listrik dan Kapasitor


                        kapasitor yang memiliki kapasitansi yang sangat besar dan salah stu cara
                        membuatnya adalah menggunakan elektroda berpori.


                        Memperkecil jarak antar pelat
                                Kapasitansi kapasitor dapat diperbesar dengan memperkecil jarak

                        antar pelat. Tetapi pendekatan ini memiliki batas. Jika jarak antar dua pelat
                        sangat kecil maka kuat medan listrik antar dua pelat menjadi sangat besar
                        (ingat  hubungan  E  = V/d). Medan  yang  sangat  besar  dapat  mengionisasi
                        atom/molekul  antar  dua  pelat  sehingga  bahan  pembatas  yang  semula
                        isolator  dapat  berubah  menjadi  konduktor.  Ini  berakibat  mengalirnya

                        muatan  dari  satu  pelat  ke  pelat  lain  melalui  lapisan  pembatas  tersebut.
                        Dalam keadaan demikian kita katakana kapasitor bocor.
                                Sebagai  ilustrasi  untuk  kapasitor  dengan  ketebalan  lapisan

                        dielektrik  100  nm.  Dengan  menggunakan  tegangan  5  V  yang  merupakan
                        tegangan  yang  umumnya  dipakai  untuk  divais  digital  maka  dihasilkan
                        medan listrik dalam lapisan dielektrik sekitar 5 Volt/100 nm = 5  10  V/m.
                                                                                                   7
                        Nilai  medan  tersebut  cukup  besar  tetapi  masih  aman  karena  berada  di
                        bawah  ambang  batas  “avalenche  breakdown”  material.  Jika  ketebalan

                        lapisan dielektrik direduksi hingga 20 nm sampai 30 nm maka penerapan
                        tegangan sekitar 5 Volt menghasilkan medan listrik dalam dielektrik antara
                        1,7    10   sampai  2,5    10   V/m.  Medan  tersebut  sangat  besar  sehingga
                                 9
                                                      9
                        meningkatkan  peluang  terjadinya  “avalenche  breakdown”  material  serta
                        meningkatkan peluang terjadinya penerobosan electron (electron tunneling)
                        melewati  dielektrik.  Ke  dua  fenomena  tersebut  merusak  performance
                        kapasitor yang dibuat.


                        Menggunakan bahan dielektrik
                                Pendekatan  yang  lebih  umum  dipakai  dalam  meningkatkan
                        kapasitansi  kapasitor  adalah  menggunakan  bahan  dielektrik  dengan

                        konstanta  dielektrik  tinggi  sebagai  lapisan  pemisah  dua  pelat.  Dengan
                        penggunaan bahan dielektrik ini maka kapasitansi kapasitor menjadi

                                         A
                                   
                                 C                                                               (2.24)
                                       o
                                         d

                        dengan  adalah konstanta dielektrik bahan.
                                Material  dengan  konstnta  dielektrik  tinggi  seperti  hafnium  oksida

                        makin  banyak  digunakan  dalam  perancangan  divasi  elektonik.  Material
                                                           167
   174   175   176   177   178   179   180   181   182   183   184