Page 184 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 184

Bab 2 Potensial Listrik dan Kapasitor


                        Contoh kapasitor variable adalah keyboard komputer.  Sebagian keyboard
                        computer  masih  menggunakan  system  kapasitor  pada  tombol-tombolnya,

                        namun  sebagian  tidak.  Skema  tombol  keyboard  komputer  yang  berbasis
                        pada kapasitor tampak pada Gambar 2.27.


                                  Tombol



                                             Pegas

                 Rangkaian                   d


                                     A

               Gambar  2.27  Skema  tombol  keyboard  computer  yang  berbasis  kapasitor.  Penekanan  tombol  bermakna

               pengubahan  jarak  antar  pelat  sehingga  mengubah  nilai  kapasitansi.  Tiap  tombol  berfungsi  sebagai  sebuah
               kapasitor. Sisten kompoter mendeteksi kapasitor mana yang berubah nilainya sehingga diketahui tombol mana
               yang dipencet.

                                Ketika tombol tidak ditekan maka jarak antar dua pelat adalah d0

                        sehingga kapasitansi kapasitor adalah

                                         A
                                 C  
                                  0
                                       0
                                        d 0

                        Tetapi,  ketika  tombol  ditekan,  jarak  antar  dua  pelat  menjadi  lebih  kecil
                        d  d    d ,  dengan  d  adalah  pergeseran  pelat.  Dengan  demikian
                             0
                        kapasitansi kapasitor menjadi


                                          A
                                 C  
                                      0
                                       d    d
                                         0

                        Maka perubahan nilai kapasitansi akibat pemencetan tombol adalah

                                  C   C  C
                                            0


                                        A         A
                                            
                                    0
                                     d   d    0  d 0
                                      0



                                                           172
   179   180   181   182   183   184   185   186   187   188   189