Page 358 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 358

Bab 5 Medan Magnet Induksi


                        adalah


                                        I      L   b
                                 B    o         o
                                  1
                                       
                                      4 a    a   (L   ) b  2
                                              2
                                                    o

                        Kuat medan magnet yang dihasilkan potongan kawat pendek adalah

                                          I     b
                                 B     o
                                  2
                                         
                                        4 a    a  b 2
                                                2

                        Tanda  minus  menyatakan  bahwa  arah  medan  yang  dihasilkan  potongan
                        kawat pendek berlawanan dengan arah medan yang dihasilkan potongan

                        kawat  panjang  karena  arah  arus  dalam  dua  potongan  tersebut  berbeda.
                        Medan total di titik P adalah

                                 B   B  B
                                      1
                                           2


                                     I      L   b           b     
                                   o         o                    
                                    
                                   4 a    a 2   (L   ) 2  a 2   b 2  
                                                     b
                                                 o                  
                                     I       1  / L                   b / L        
                                                    b
                                                                                       
                                   o                   0                    0                    (5.11)
                                    
                                   4 a     (a / L 0 ) 2   1  / L 0 ) 2  (a  / L 0 ) 2   (b / L 0 ) 2  
                                                     (
                                                         b
                                                                                       

                                Gambar 5.13 adalah ilustrasi kuat mnedan magnet pada berbagai
                        jarak dari dalah satu ujung kawat. Yang menarik dari kurva yang diperoleh
                        adalah ketia a/L0 sanga kecil. Mucul nilai minimum local jika b/L0 kecil.
                        Namun,  jika  a/L0  besar  maka  tidak  ada  minimum  minimum  local  yang

                        muncul. Kurva menjadi monoton turun dan minimum jerhadi ketika b/L0
                        .

                        5.1.3 Medan Magnet oleh Cincin
                                Cincin  adalah  bentuk  geometri  lain  yang  memungkinkan  kita

                        menentukan medan magnet dengan cukup mudah menggunakan hukum
                        Biot-Savart.  Lebih  khusus  lagi  jika  kita  ingin  menghitung  kuat  medan
                        magnet sepanjang sumbu cincin.

                                Misalkan sebuah cincin dengan jari-jari a dialiri arus I. Kita ingin
                                                           346
   353   354   355   356   357   358   359   360   361   362   363