Page 396 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 396
Bab 5 Medan Magnet Induksi
I JL
Dengan mensubstitusi persamaan-persamaan di atas ke dalam persamaan
(5.26) diperoleh
2BL o (JL )
atau
J
B o (5.27)
2
5.4.5 Silinder pejal
Gambar 5.41 memperlihatkan sebuah silinder panjang tak
berhingga dengan jari-jari a. Silinder tersebut dialiri arus dengan kerapan
per satuan luas konstan. Kita ingin menentukan kuat medan magnet pada
semua lokasi, baik di dalam maupun di luar silinder.
J
a
Gambar 5.41 silinder panjang tak berhingga dengan jari-jari a dan dialiri arus dengan kerapan per satuan luas
konstan
Untuk menentukan kuat medan magnet di dalam silinder maka kita
buat lintasan ampere berupa lingkaran yang pusatnya berada di subu
silinder dengan jari-jari kurang dari a. Lintasan ampere ditunjukkan pada
Gambar 5.42. Pada lintasan lingrakan tersebut bersar medan magnet
konstan dan arahn ya selalu meninggung lintasan (aturan tangan kanan).
Hal ini disebabkan sebaran arus yang simetri. Ini berarti pada titip titik
sepanjang lintasan arah medan selalu sama dengan elemen panjang
lintasan, atau = 0 sehingga
B l Bdlcos 0
o
d
384

