Page 398 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 398

Bab 5 Medan Magnet Induksi


                        seperti pada Gambar 5.43. Karena sebaran muatan yang simetri maka pada
                        lintasan tersebut besar medan magnet selalu konstan dan arahnya selalu

                        menyinggung lintasan (aturan tangan kanan). Dengan demikian arah medan
                        magnet  selalu  searah  dengan  arah  elemen  lintasan  yang  akhinya
                        menghasilkan


                                      
                                  B   l d   B  2 (  ) r 




                                        
                                        B
                                                     
                                                     l d




                                                                        J
                                                r
                     a








               Gambar 5.43 Lintasan ampere untuk menentukan kuat medan magnet di luar silinder.


                                Selanjutyna  kita  menghjitung  arus  total  yang  dilingkupi  lintasan.
                        Karena  pada  lintasan  di  luar  silinder,  arus  total  yang  dilingkupi  adalah
                        semua  arus  dalam  silinder.  Arus  total  tersebut  tidak  bergantung  pada
                        jari-jari lintasan ampere, tetapi hanya bergantung pada jari-jari silinder (ini

                        berbeda dengan saat menentukan medan di dalam silinder di mana arus
                        total bergantung pada jari-jari lintasan). Luas penampang silinder adalah
                         a   2 . Oleh karena itu, arus total yang dilingkupi lintasan ampere adalah


                                   I  ( a 2  J )



                        Akshirnya, dengan menerapkan hokum ampere kita peroleh



                                 B 2     0 ( a 2  J )
                                     r) 
                                  (
                        atau
                                                           386
   393   394   395   396   397   398   399   400   401   402   403