Page 497 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 497
Bab 7 Arus Bolak-Balik
2
R I cos t
m o
T
2
V cos t o (7.2)
m
T
dengan V RI adalah amplitudo tegangan. Gambar 7.4 adalah contoh
m
m
kurva tegangan maupun arus terhadap waktu
Tegangan yang mengalir pada jaringan listrik PLN merupakan
tegangan bolak-balik sinusoidal. Tegangan sinusoidal merupakan tegangan
yang paling mudah dihasilkan. Dengan memutar lilitan dalam medan
magnet dengan kecepatan sudut konstan maka dihasilkan tegangan
sinusoidal. Kebanyakan pembangkit listrik PLN dihasilkan dengan memutar
kumparan dalam medan magnet atau memutar magnet di dalam kumparan
sehingga dihasilkan tegangan sinusoidal.
7.3 Tegangan rata-rata
Ada sejumlah alat ukur yang dirancang yang hanya dapat mengukur
nilai rata-rata suatu besaran. Jika ada alat ukur tegangan rata-rata, berapa
tegangan rata-rata yang dihasilkan arus bolak-balik? Berapa juga arus
rata-ratanya? Kita dapat mencarinya sebagai berikut.
Tegangan rata-rata didefinisikan sebagai berikut
lim 1
V Vdt
0
Integral di atas dilakukan terhadap waktu dan perata-rataan dilakukan
pada selang waktu menuju tak berhingga. Untuk fungsi sinusoidal atau
fungsi periodic secara umum, perata-rataan di atas menghasilkan nilai yang
sama dengan perata-rataan selama satu periode saja. Jadi, tegangan
rata-rata dapat ditulis dalam bentuk
1 T
V Vdt (7.3)
T 0
Dengan menggunakan V pada persamaan (7.2) maka didapat
485

