Page 577 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 577
Bab 8 Besaran Gelombang
meninformasikan lokasi gempa. Bagaimana cara mengetahui lokasi
gempa dalam waktu yang begitu cepat? Ternyata caranya cukup
mudah.
Di negara kita, termasuk di seluruh dunia banyak dipasang
alat pencatan gempa yang dikenal dengan seismograf. Alat inilah
yang mencatat geratan tanah akibat terdadinya gempa. Alat tersebut
sangat senditif hingga getaran gempa yang tidak dirasakan manusia
pun dapat dicatat. Ketika terjadi gempa maka terjadi getaran tanah
dari pusat gempa ke segala arah hingga mencapai sejumlah
sismograf. Satu fenomena yang sangat spesidik adalah setiap terjadi
gempa bumi maka akan muncuk dua getaran kuat yang berturutan
dan sismograf selalu mencatan dua getaran kuat tersebut. Dua
getaran kuat tersebut dinamakan gelombang P dan gelombang S
(Gambar 8.11). Getaran kuat pertama yang dicatan seismograf pasti
gelombang P dan getaran kuat kedua pastilah gelombang S. Selang
waktu munculnya gelombang P dan gelombang S tergandung pada
jarak episentrum ke seismogram. Jadi, dengan mengukur selang
waktu gelmabng P dan gelombang S, tPS, maka jarak episentrum
ke seismograf tersebut dapat dihitung.
Gelombang P Gelombang S
Simpangan perekam pada seismograf
t PS
0 1 2 3 4 5 6 7
Waktu tiba (menit)
Gambar 8.11 Simpangan perekan seismograf ketika mencatat kedatangan gelombang P dan gelombang S.
Informasi yangpenting undutk diketaui adalah adalah perbedaan waktu tibanyak gelombang P dan gelombang S,
tPS.
Setelah menentukan selisih waktu tibanya gelombang P dan
565

