Page 624 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 624

Bab 9 Gejala Gelombang


                                         Misalkan  kita  memiliki  susunan  medium  seperi  pada
                                Gambar 9.6 yang memiliki indeks bias dari atas ke bawah adalah n1,

                                n2,  n3,  dan  seterusnya.  Cahaya  dating  dari  medium  pertama  ke
                                medium kedua dengan sudut datanng 1 dan dibiaskan di medium
                                kedua dengan sudut bias 2. Dengan demikian berlaku hokum Snell
                                 n 1 sin   n 2 sin . Cahaya pada medium kedua masuk ke medium
                                       1
                                                 2
                                ketika  dengan  sudut  2  dan  dibiaskan  dengan  sudut  3.  Dengan
                                hokum  Snell  maka  diperoleh  n   2  sin   n 3 sin .  Kemudian  cahaya
                                                                                   3
                                                                         2
                                dari medium ketika masuk ke medium keempat dengan sudut 3 dan
                                dibiaskan  dengan  sudut  4  yang  memenuhu  hokum  Snell

                                 n 3  sin  n 4  sin 4  .  Begitu  setersunya  sehingga  kita  dapatkan
                                       3
                                persamaan

                                         n 1 sin   n 2  sin  n 3 sin   n 4 sin   = konstan
                                                                    3
                                                                              4
                                                          2
                                               1

                                Tampak  dari  Gambar  9.6  bahwa   +    =  /2.  Dengan  demikian

                                              /
                                 sin   sin(  2   )   cos  .  Oleh  karena  itu  hokum  Snell  untuk
                                     i
                                                             i
                                                    i
                                semua pembiasan pada semua lapisan dapat juga dinyatakan dalam
                                sudut  sebagai berikut

                                         n cos 1    n cos 2   n cos 3   n cos 4    K   = konstan
                                          1
                                                     2
                                                                          4
                                                                3

                                         Selanjutnya  kita  misalkan  medium  mengalami  perubahan
                                indeks bias secara kontinu dalam arah vertikal. Contoh medium ini
                                adalah atmosfer. Indeks bias medium pada ketinggian y dinyatakan
                                dengan n(y) dan sudut yang dibentuk oleh cahaya terhadap sumbu

                                datar  (sumbu  x)  adalah   (y).  Dengan  menggunakan  hokum  Snell
                                maka  kita  dapat  menulis  keterjaitan  sudut  dengan  indeks  bias
                                sebagai


                                         n( y cos ( y   K   =  (yn  0 ) cos (y 0 )
                                                     )
                                            )

                                atau
                                                     K
                                         cos (  ) y 
                                                     ( n  ) y

                                         Gradien kurva lintasan cahaya memenuhi


                                                           612
   619   620   621   622   623   624   625   626   627   628   629