Page 626 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 626

Bab 9 Gejala Gelombang




                                          (y   y 0 )    1  (x   x  )

                                            2
                                           n   K  2  K      0
                                            0


                                yang dapat ditulis ulang menjadi

                                               n   K 2
                                                2
                                         y     0      x  (y   x  / K )
                                                 K          0    0


                                Persamaan  ini  merupakan  persamaan  garis  lurus  (y  =  ax  +  b)
                                sehingga cahaya merambat dalam lintasan garis lurus, seperti yang
                                kita harapkan.

                                         Neutrino  lebih  cepat  dari  cahaya.  Ketika  supernova
                                1987A  dideteksi  di  bumi,  neutrino  yang  dipancarkan  supernova
                                tersebut  mencapai  bumi  20  menit  lebih  cepat  daripada  cahaya
                                meskipun  keduanya  tercipta  pada  saat  yang  bersamaan.  Apakah
                                pengamatan ini tidak bertentangan dengan konsep bahwa tidak ada

                                materi yang dapat melebihi kecepatan cahaya?
                                         Pengamatan ini menunjukkan bahwa ruang antar bintang
                                tidak  benar-benar  vakum  tetapi  masih  mengandung  materi

                                walaupun dengan kerapatan sangat rendah. Akibatnya, ruang antar
                                bintang memiliki indeks bias lebih besar daripada satu sehingga laju
                                cahaya dalam ruang antar bintang lebih kecil daripada laju cahaya
                                dalam ruang vakum. Neutrino adalah materi yang lajunya hampir
                                mendekati  laju  cahaya  dan  sangat  sulit  dihambat  oleh  materi.

                                Selama  bergerak  dalam  ruang  antar  bintang  (meskipun  ruang
                                tersebut terisi oleh materi) laju neutrino hampir tidak berubah.
                                         Laju materi yang tidak dapat melebihi cahaya maksudnya

                                adalah laju cahaya dalam ruang hampa. Sedangkan dalam ruang
                                antar bintang, laju cahaya bisa lebih kecil dari laju cahaya dalam
                                ruang yang benar-benar hampa. Dengan demikian, bisa terjadi laju
                                neutrino  dalam  ruang  antar  bintang  lebih  besar  daripada  laju
                                cahaya.  Itu  sebabnya,  neutrino  dapat  mencapai  bumi  lebih  cepat

                                daripada cahaya.

                        9.3 Superposisi

                                Kita  sudah  memahami  bahwa  ketika  gelombang  merambat  maka
                                                           614
   621   622   623   624   625   626   627   628   629   630   631