Page 77 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 77
Ban 1 Elektrostatika
listrik. Garis gaya listrik adalah garis khayal yang keluar dari muatan positif
dan masuk ke muatan negatif. Setelah menggambarkan garis gaya listrik
maka kita dapat mendefinisikan medan listrik sebagai berikut
i. Besarnya medan listrik sebanding dengan kerapatan garis gaya per
satuan luas permukaan yang ditembus garis gaya
ii. Arah medan listrik di suatu titik sama sejajar dengan garis singgung
garis gaya pada titik tersebut.
C E C
B
E B
Muatan A
positif
E A
Gambar 1.41 Ilustrasi garis gaya listrik.
Berdasarkan Gambar 1.41 maka kuat medan listrik di titik A lebih
besar daripada kuat medan listrik di titik B dan kuat medan listrik di titik B
lebih besar daripada kuat medan listrik di titik C. Jika kita memiliki luas
permukaan tertentu dan ditembus oleh garis gaya dan karena kuat medan
listrik sebanding dengan kerapatan garis gaya maka dapat pula kita katakan
bahwa kuat medan listrik berbanding lurus dengan jumlah garis gaya yang
menembus permukaan tersebut. Dan karena kuat medan listrik juga
berbanding lurus dengan besar muatan. Jadi kita dapat simpulkan bahwa
Jumlah garis gaya yang menembus suatu permukaan berbanding
lurus dengan muatan.
1.8 Hukum Gauss
Di samping menerapkan langsung hokum Coulumb, terdapat cara
lain untuk menghitung medan listrik. Salah satunya adalah hokum Gauss.
Hukum Gauss merupakan metode yang sangat efektif untuk mencari kuat
medan listrik di sekitar muatan kontinu pada benda yang memiliki simetri.
Namun, perlu diingat bahwa hukum Gauss berlaku untuk semua jenis
permukaan, baik simetri maupun tidak simetri. Namun, khusus untuk
permukaan simetri maka penerapan hukum Gauss menghasilkan
65

