Page 882 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 882
Bab 12 Pengenalan Teori Kuantum Atom
energi ke dua orbit tersebut. Peristiwa ini disebut deeksitasi.
Ketika kita melihat benda atau atom memancarkan spectrum maka
yang terjadi dalam atom adalah peristiwa eksitasi dan deeksitasi secara
terus menerus. Atom menerima energi dari luar untuk proses eksitasi.
Dalam waktu yang sangat cepat elektron yang tereksitasi tersebut
melakukan peorses deeksitasi sehingga memancarkan spectrum. Dalam
waktu yang cepat pula, elektron tersebut kembali dieksitasi kemudian
di-deeksitasu. Begitu terus menerus.
12.11 Deret spektrum atom hidrogen
Hasil ekprimen yang sangat menantang untuk dijelaskan adalah
adanya deret-deret spectrum garis yang dilimili atom hidrogen. Salah satu
deret tersebut adalah deret spectrum garis yang berada dalam daerah
cahaya tampak. Tahun 1885, Balmer menunjukkan bahwa panjang
gelombang garis-garis spectrum cahaya tampak yang dipancarkan atom
higrogen dapat diungkapkan dalam rumus sederhana
1 R 1 1 (12.28)
H 2 2 n 1 2
Apakah model atom Bohr dapat penjelaskan pengamatan ini?
Coba kalian amati persamaan (12.26). Jika kalian menggunakan n1
= 2 maka kalian akan mendapatkan persamaan (12.28). Dengan kata lain,
deret Balmer adalah spectrum yang dipancarkan oleh atom hidrogen ketika
elektron meloncar dari orbit dengan bilangan kuantum utama lebih dari dua
ke orbit bilangan kuantum utama dua.
Di samping menjelaskan secara tepat pengamatan deret Balmer,
teori atom Bohr juga meramalkan keberdaan deret-deret lain. Di antara
deret tersebut adalah
a) Deret Lyman yang dihasilkan oleh transisi elektron dari bilangan
kuatum utama lebih dari satu ke bilangan kuatum utama satu. Panjang
gelombang dalam deret Lyman memenuhi
1 R 1 1
H 1 2 n 1 2
870

